Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP KEBUGARAN JASMANI SISWA Ajeng Famelia Asy’ari; Andri Raka Agusti; Dede Andri Raka Agusti; Asep Sahrul Gunawan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/40znq357

Abstract

Kajian literatur komprehensif ini menyelidiki hubungan kompleks antara tingkat aktivitas fisik dan kebugaran jasmani siswa dalam konteks pendidikan Indonesia, dengan mensintesis temuan dari berbagai penelitian kuantitatif. Kebugaran jasmani berperan sebagai fondasi penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari, meningkatkan prestasi akademik, serta mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan. Namun, gaya hidup sedentary yang dipicu oleh kemajuan teknologi dan berkurangnya aktivitas bermain di luar ruangan telah menyebabkan tingkat aktivitas fisik siswa yang sangat rendah, sebagaimana ditunjukkan oleh survei kesehatan nasional yang menunjukkan proporsi besar remaja yang tidak cukup bergerak. Kajian ini mengintegrasikan data dari metodologi penelitian beragam, termasuk survei cross-sectional, kuesioner standar seperti International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) dan Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A), serta penilaian kebugaran objektif seperti Multistage Fitness Test (MFT) dan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI). Temuan utama mengungkapkan korelasi positif yang signifikan antara aktivitas fisik dan kebugaran jasmani, dengan koefisien korelasi berkisar dari sedang (r = 0,374) hingga kuat (r = 0,561), serta ukuran efek yang menjelaskan 14% hingga 31% varians dalam hasil kebugaran. Faktor-faktor yang memengaruhi meliputi variabel demografis seperti usia dan jenis kelamin, serta elemen lingkungan seperti fasilitas sekolah dan struktur kurikulum. Penelitian yang disintesis menekankan peran krusial program pendidikan jasmani yang terstruktur di sekolah untuk meningkatkan tingkat kebugaran siswa dan mengurangi risiko kesehatan terkait inaktivitas. Implikasi praktis menyoroti perlunya intervensi terintegrasi, sementara rekomendasi untuk penelitian masa depan mendorong desain longitudinal dan studi eksperimental untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang strategi promosi aktivitas fisik dalam membentuk gaya hidup aktif di kalangan siswa Indonesia.