Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERAN MAHASISWA KKM TEMATIK STKIP BINA MUTIARA SUKABUMI DALAM MENINGKATKAN LITERASI TEKNOLOGI DI KAMPUNG CINILA Gunawan, Asep Sahrul; Hambali, Asep Hadi; Yuni, Yuni; Yulia, Yaya; Nurliah, Siti; Yuliyanti, Yuliyanti
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v5i2.7162

Abstract

The 2025 community service program, conducted through the Thematic Student Creativity Program (KKM) at STKIP Bina Mutiara Sukabumi, had the theme "Empowering Sukabumi Regional Communities Through Strengthening Literacy in Welcoming the Society 5.0 Era." It was held in Cinila Hamlet, Mekarjaya Village, Ciemas District, with a focus on improving technological literacy among elementary school children. The main problem identified was the children's limited understanding of technology, as most only knew mobile phones as digital devices. The activity was conducted through participatory methods, socialization, hands-on practice, and mentoring, introducing laptops as a learning tool. The activity phases included planning, implementation, and evaluation. Children were given the opportunity to practice typing, drawing, and understanding the ethical use of digital devices. The results of the activity demonstrated an increase in knowledge, basic skills, and positive attitudes toward technology. The enthusiasm of the participants was a key strength, despite challenges such as limited devices, time, and internet access. Overall, this program made a significant contribution to building a foundation for technological literacy in rural communities, while also providing direction for further development through more focused, sustainable programs. ABSTRAKPengabdian masyarakat melalui KKM Tematik STKIP Bina Mutiara Sukabumi tahun 2025 mengangkat tema “Pemberdayaan Masyarakat Daerah Sukabumi Melalui Penguatan Literasi Menyongsong Era Society 5.0” yang dilaksanakan di Kampung Cinila, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, dengan fokus peningkatan literasi teknologi pada anak-anak sekolah dasar. Permasalahan utama yang ditemukan adalah keterbatasan pemahaman anak mengenai teknologi, karena sebagian besar hanya mengenal telepon genggam sebagai perangkat digital. Kegiatan dilakukan melalui metode partisipatif, sosialisasi, praktik langsung, dan pendampingan dengan memperkenalkan laptop sebagai sarana pembelajaran. Tahapan kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Anak-anak diberi kesempatan untuk berlatih mengetik, menggambar, serta memahami etika penggunaan perangkat digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan dasar, serta sikap positif terhadap teknologi. Antusiasme peserta menjadi kekuatan utama, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan perangkat, waktu, dan akses internet. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi penting dalam membangun fondasi literasi teknologi di masyarakat pedesaan, sekaligus memberikan arah bagi pengembangan lanjutan melalui program berkelanjutan yang lebih terfokus.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP KEBUGARAN JASMANI SISWA Ajeng Famelia Asy’ari; Andri Raka Agusti; Dede Andri Raka Agusti; Asep Sahrul Gunawan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/40znq357

Abstract

Kajian literatur komprehensif ini menyelidiki hubungan kompleks antara tingkat aktivitas fisik dan kebugaran jasmani siswa dalam konteks pendidikan Indonesia, dengan mensintesis temuan dari berbagai penelitian kuantitatif. Kebugaran jasmani berperan sebagai fondasi penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari, meningkatkan prestasi akademik, serta mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan. Namun, gaya hidup sedentary yang dipicu oleh kemajuan teknologi dan berkurangnya aktivitas bermain di luar ruangan telah menyebabkan tingkat aktivitas fisik siswa yang sangat rendah, sebagaimana ditunjukkan oleh survei kesehatan nasional yang menunjukkan proporsi besar remaja yang tidak cukup bergerak. Kajian ini mengintegrasikan data dari metodologi penelitian beragam, termasuk survei cross-sectional, kuesioner standar seperti International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) dan Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A), serta penilaian kebugaran objektif seperti Multistage Fitness Test (MFT) dan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI). Temuan utama mengungkapkan korelasi positif yang signifikan antara aktivitas fisik dan kebugaran jasmani, dengan koefisien korelasi berkisar dari sedang (r = 0,374) hingga kuat (r = 0,561), serta ukuran efek yang menjelaskan 14% hingga 31% varians dalam hasil kebugaran. Faktor-faktor yang memengaruhi meliputi variabel demografis seperti usia dan jenis kelamin, serta elemen lingkungan seperti fasilitas sekolah dan struktur kurikulum. Penelitian yang disintesis menekankan peran krusial program pendidikan jasmani yang terstruktur di sekolah untuk meningkatkan tingkat kebugaran siswa dan mengurangi risiko kesehatan terkait inaktivitas. Implikasi praktis menyoroti perlunya intervensi terintegrasi, sementara rekomendasi untuk penelitian masa depan mendorong desain longitudinal dan studi eksperimental untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang strategi promosi aktivitas fisik dalam membentuk gaya hidup aktif di kalangan siswa Indonesia.
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN TERHADAP MOTIVASI DAN PARTISIPASI SISWA: STUDI LITERATUR Aqil Aimar Rustandi; M. Galang Rahmawan; Hasna Kamilia Fauziah; Asep Sahrul Gunawan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/6tbb9x49

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki peran penting dalam mengembangkan aspek fisik, kognitif, dan afektif peserta didik. Namun, rendahnya motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran PJOK masih menjadi permasalahan yang sering ditemui di sekolah. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah model pembelajaran yang diterapkan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai model pembelajaran PJOK serta pengaruhnya terhadap motivasi dan partisipasi siswa berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan dengan pembelajaran PJOK, motivasi belajar, dan partisipasi siswa. Artikel yang dianalisis dipilih berdasarkan kriteria tertentu, seperti kesesuaian topik dan tahun publikasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif, pembelajaran berbasis permainan, dan Teaching Games for Understanding (TGfU) berpengaruh positif terhadap peningkatan motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran PJOK. Model pembelajaran yang berorientasi pada aktivitas siswa mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, menyenangkan, dan bermakna. Dengan demikian, pemilihan model pembelajaran yang tepat menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK di sekolah.
PENGARUH AKTIVITAS OUTDOOR EDUCATION TERHADAP SOCIAL SKILLS DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI Gunawan, Asep Sahrul; Andi Bagja Munggaran; Ananda Adiputra Pratama; Pramudya Ade Wiguna; R. Alpin Wirayuda
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i1.8617

Abstract

This study was motivated by the low social skills of MTS Al-Hidayah students. One of the efforts to improve social skills in this study is by implementing outdoor education activities. One of the main objectives of this outdoor activity is to involve students in productive activities, because through sports and recreational activities, it can contribute to the development of social, emotional, and behavioral skills. This study aims to determine the effect of outdoor education activities on social skills in MTS Al-Hidayah students. The study was conducted using a quantitative approach with a pre-experimental type and one group pretest posttest design on 24 grade VII MTS Al-Hidayah students with a sampling technique using cluster sampling. Data related to social skills in this study were collected using a non-test instrument, namely a social skills questionnaire. The results of data analysis using the two-mean difference test on the social skills variable found a difference in the mean in the pretest and posttest by obtaining a sig. (2-tailed) value of 0.00 <0.05, meaning Ho is rejected so that it can be concluded that there is a significant effect of outdoor education activities on social skills in MTS Al-Hidayah students.
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN SMARTBOARD DALAM MENGEMBANGKAN LITERASI NUMERIK SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Yunita; Asep Sahrul Gunawan
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/hk8qn562

Abstract

This study aims to describe how the use of Smart Boards is applied in mathematics learning and how the media contributes to the development of numerical literacy of elementary school students. This study uses a qualitative approach with a descriptive type. Data was collected through observation, interviews, and documentation involving classroom teachers and students as the main informants. The results show that Smart Boards help teachers convey math material in a clearer and more engaging way through visual displays, animations, and interactive activities. Students look more focused and more courageous to engage in learning activities when given the opportunity to try directly in front of the class. Teachers also feel the convenience of preparing materials because Smart Boards provide many features that support the teaching process. Despite some obstacles such as an unstable internet network and the need to adapt to new technologies, overall Smart Boards provide a more enjoyable learning experience and help improve students' numerical comprehension. These findings suggest that the use of digital media such as Smart Boards can be an effective alternative in mathematics learning in primary schools.