Kondisi lapisan tanah dasar memainkan peran penting dalam menentukan kinerja dan daya tahan struktur perkerasan jalan. Variasi daya dukung tanah di sepanjang ruas jalan dapat menyebabkan penurunan diferensial dan kerusakan perkerasan jika tidak dievaluasi dengan benar. Studi ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik daya dukung tanah dasar di sepanjang Jalan Lumajang–Jember, Kecamatan Rambipuji, menggunakan Uji Penetrometer Kerucut Dinamis (DCPT) dan untuk mengevaluasi hubungan statistik hasil DCPT antara beberapa titik stasiun (STA). Pengujian DCPT lapangan dilakukan di STA375, STA425, dan STA450, dengan setiap stasiun terdiri dari 16 titik data uji. Data DCPT yang dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier berganda dengan perangkat lunak SPSS. Hasil menunjukkan bahwa kondisi tanah dasar bervariasi di seluruh stasiun yang diamati, dengan STA450 menunjukkan nilai DCPT rata-rata tertinggi, diikuti oleh STA425 dan STA375. Analisis regresi menunjukkan korelasi yang kuat antara nilai DCPT pada STA425 dan STA450 dengan STA375, yang ditunjukkan oleh koefisien korelasi (R) sebesar 0,748. Koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa 56,0% variasi nilai DCPT pada STA375 dapat dijelaskan oleh variasi pada STA425 dan STA450. Uji ANOVA mengkonfirmasi bahwa model regresi signifikan secara statistik. Hasil regresi parsial menunjukkan bahwa STA450 memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap STA375, sedangkan STA425 tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi lapisan dasar jalan di sepanjang area penelitian bersifat heterogen.