Fandrean Satria
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Psikologi Komunikasi Terhadap Gaya Kepemimpinan Ketua Umum MAPALA Fandrean Satria; Putri Ningsih
Journal of Communication and Social Sciences Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Communication and Social Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jcss.v4i1.1181

Abstract

Penelitian kualitatif ini menginvestigasi peran psikologi komunikasi terhadap gaya kepemimpinan Ketua Umum MAPALA (Mahasiswa Pecinta Alam). Menggunakan desain wawancara berbasis teks melalui formulir daring dan dianalisa secara tematik, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip psikologi komunikasi membentuk efektivitas kepemimpinan dalam konteks organisasi yang unik ini. Tiga Ketua Umum MAPALA aktif dari Sumatera Selatan, Indonesia, menjadi informan kunci, dipilih melalui purposive sampling hingga tercapai saturasi data. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis tematik, meliputi transkripsi, familiarisation, coding, pengembangan tema, peninjauan, dan penyusunan laporan. Hasil penelitian mengungkapkan tiga tema utama: psikologi komunikasi dalam kepemimpinan, gaya kepemimpinan, dan refleksi serta evaluasi diri. Semua responden secara konsisten menekankan komunikasi sebagai elemen fundamental, menyoroti pentingnya adaptasi komunikasi terhadap karakter anggota, pengelolaan emosi selama konflik, dan keterlibatan persuasif anggota pasif. Gaya kepemimpinan yang dominan adalah demokratis dan partisipatif, terkadang situasional, dengan komunikasi sebagai alat kepemimpinan utama untuk pengarahan dan fasilitasi. Yang terpenting, para pemimpin menunjukkan kapasitas kuat untuk refleksi diri terkait kekurangan komunikasi mereka dan mengakui dampak langsung komunikasi terhadap kegiatan mereka. Kesimpulannya, psikologi komunikasi memainkan peran vital dalam membangun kepercayaan, meredam konflik, dan memfasilitasi kerja sama dalam MAPALA. Pemimpin yang efektif adalah mereka yang reflektif dan terus-menerus berusaha meningkatkan keterampilan komunikasi mereka.