Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSEP KOMPONEN PENDIDIKAN REMAJA DALAM PERSPEKTIF AL QUR’AN (Studi Analisis Qur’an Surat Yusuf ) Din Muhammad Zakariya; A’yun , Ratna Qurota
Jurnal Staika: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Vol 9 No 1 (2026): Februari
Publisher : STAI Muhammadiyah Paciran Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62750/r8bjkc87

Abstract

Komponen pendidikan adalah bagian dari system yang sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan suatu  proses pendidikan. Terlebih pada yang saat ini terlihat meningkatnya kasus kenakalan yang disebabkan para remaja dan pengaruh negatif dari perkembangan teknologi yang signifikan. Al qur’an, khususnya  Surat Yusuf memberikan solusi melalui kisah Nabi Yusuf yang mengandung nilai-nilai pendidikan holistic. Tujuan dari penelitian ini adalah pertama untuk mengetahui makna kandungan yang terdapat didalam Surat Yusuf. Kedua untuk mendeskripsikan komponen pendidikan remaja didalam Surat Yusuf. Ketiga Untuk mengetahui relevansi penerapan komponen pendidikan yang terdapat didalam surat yusuf dalam pendidikan remaja. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (Library Research) dengan pendekatan kualitatif analisis deskriptif. Peneliti mengimplementasikan metode dokumentasi sebagai teknik utama pengumpulan data. Analisis data terdiri dari pengolahan data, mengorganisasi data, mengkategorikan, menginterprestasikan dengan pendekatan hermeneutis, menemukan hasil dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama makna kandungan Surat Yusuf mengkisahkan perjalan hidup nabi Yusuf secara komprehensif, kedua didalam Surat Yusuf terdapat komponen-komponen pendidikan remaja yang komplek antara lain: tujuan pendidika, pendidik, peserta didik, metode pendidikan, kurikulum dan evaluasi, ketiga Temuan ini memiliki relevansi kuat dengan pendidikan remaja kontemporer, terutama dalam memberikan keteladanan, pengembangan kurikulum yang integratif antara nilai-nilai Qur’ani dan kebutuhan psikososial remaja masa kini.
KONSEP KOMPONEN PENDIDIKAN REMAJA DALAM PERSPEKTIF AL QUR’AN (Studi Analisis Qur’an Surat Yusuf ) Din Muhammad Zakariya; A’yun , Ratna Qurota
Jurnal Staika: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Vol 9 No 1 (2026): Februari
Publisher : STAI Muhammadiyah Paciran Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62750/r8bjkc87

Abstract

Komponen pendidikan adalah bagian dari system yang sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan suatu  proses pendidikan. Terlebih pada yang saat ini terlihat meningkatnya kasus kenakalan yang disebabkan para remaja dan pengaruh negatif dari perkembangan teknologi yang signifikan. Al qur’an, khususnya  Surat Yusuf memberikan solusi melalui kisah Nabi Yusuf yang mengandung nilai-nilai pendidikan holistic. Tujuan dari penelitian ini adalah pertama untuk mengetahui makna kandungan yang terdapat didalam Surat Yusuf. Kedua untuk mendeskripsikan komponen pendidikan remaja didalam Surat Yusuf. Ketiga Untuk mengetahui relevansi penerapan komponen pendidikan yang terdapat didalam surat yusuf dalam pendidikan remaja. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (Library Research) dengan pendekatan kualitatif analisis deskriptif. Peneliti mengimplementasikan metode dokumentasi sebagai teknik utama pengumpulan data. Analisis data terdiri dari pengolahan data, mengorganisasi data, mengkategorikan, menginterprestasikan dengan pendekatan hermeneutis, menemukan hasil dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama makna kandungan Surat Yusuf mengkisahkan perjalan hidup nabi Yusuf secara komprehensif, kedua didalam Surat Yusuf terdapat komponen-komponen pendidikan remaja yang komplek antara lain: tujuan pendidika, pendidik, peserta didik, metode pendidikan, kurikulum dan evaluasi, ketiga Temuan ini memiliki relevansi kuat dengan pendidikan remaja kontemporer, terutama dalam memberikan keteladanan, pengembangan kurikulum yang integratif antara nilai-nilai Qur’ani dan kebutuhan psikososial remaja masa kini.