Taha, Firman K
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Journal Of Software Engineering And Communication

ANALISIS ETIKA DAN DAMPAK PENGGUNAAN KECERDASAN BUATAN DALAM MANIPULASI OPINI PUBLIK DI MEDIA SOSIAL Pakaya, Roys; Suleman, Sinta; Latodjo, Rivel; Nurkamiden, Ismet; Bangki, Zulvan Naim; Hidayatulah, Muamar; Bano, Mugairun I; Syamsudin, Lucky Din; Taha, Firman K
Journal Of Software Engineering And Communication Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Software Engineering and Communication (Oktober)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jsec.v3i2.74

Abstract

Perkembangan pesat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah secara fundamental dinamika komunikasi dan pertukaran informasi di media sosial. Teknologi AI dimanfaatkan untuk mengelola konten dalam skala besar, mempersonalisasi informasi, serta meningkatkan interaksi pengguna. Namun, di balik manfaat tersebut, AI juga membuka peluang terjadinya manipulasi opini publik melalui penyebaran disinformasi, penggunaan akun bot dan deepfake, serta penguatan bias algoritmik yang berpotensi menciptakan polarisasi sosial. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis aspek etika dan dampak penggunaan kecerdasan buatan dalam manipulasi opini publik di media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap jurnal ilmiah, laporan kebijakan, dan regulasi yang relevan dengan isu kecerdasan buatan, etika digital, dan komunikasi publik. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan AI tanpa prinsip etika yang jelas dapat mengancam nilai-nilai demokrasi, melemahkan kebebasan berekspresi yang sehat, serta menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap informasi digital. Selain itu, algoritma media sosial yang tidak transparan berpotensi memperkuat echo chamber dan mempercepat penyebaran konten manipulatif. Oleh karena itu, diperlukan kerangka etika yang komprehensif, penguatan regulasi, serta transparansi algoritma dalam pengembangan dan penerapan teknologi AI. Di samping itu, peningkatan literasi digital masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun ketahanan publik terhadap manipulasi opini berbasis kecerdasan buatan. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual dan praktis bagi pengambil kebijakan, akademisi, dan pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi pemanfaatan AI yang bertanggung jawab dan beretika di media sosial.