Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi materi buku teks Ekonomi yang digunakan di sekolah menengah atas di Indonesia dengan Kompetensi Dasar (KD) yang tercantum dalam Kurikulum 2013. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui sejauh mana isi, kedalaman, dan struktur penyajian materi dalam buku teks sesuai dengan tuntutan pembelajaran berbasis kompetensi serta apakah buku teks mampu mendukung pemahaman siswa dan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher-Order Thinking Skills/HOTS). Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah beberapa buku teks Ekonomi yang banyak digunakan di SMA. Isi buku teks tersebut dibandingkan dengan dokumen kurikulum dan didukung oleh berbagai referensi ilmiah. Analisis isi kualitatif diterapkan untuk mengevaluasi cakupan materi, kedalaman pembahasan, ketepatan penyajian, serta penggunaan contoh kontekstual yang berfungsi meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan analitis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep-konsep dasar ekonomi seperti kelangkaan, biaya peluang, dan masalah ekonomi umumnya sudah sesuai dengan ketentuan kurikulum. Namun, pada materi lanjutan seperti mekanisme pasar, lembaga keuangan, pendapatan nasional, kebijakan pemerintah, dan isu ekonomi global, ditemukan variasi kualitas antar penerbit. Beberapa buku teks menyajikan pembahasan yang terlalu ringkas, kurang mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata, serta belum mengintegrasikan aktivitas analitis yang dibutuhkan dalam pembelajaran berbasis kompetensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun buku teks Ekonomi SMA telah memenuhi sebagian tuntutan Kurikulum 2013, perbaikan masih diperlukan. Peningkatan dalam kedalaman materi, sistematika penyajian, relevansi kontekstual, serta integrasi aktivitas berpikir tingkat tinggi diperlukan agar buku teks dapat lebih efektif mendukung pencapaian kompetensi yang diharapkan.