Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat, pelatihan bagi tenaga kesehatan dan kader posyandu, komitmen pelaksana, serta proses pelaporan imunisasi dalam pengimplementasian Program Imunisasi Dasar Lengkap di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Alabio, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor yang mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan program tersebut sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi nyata di lapangan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan 3 alur yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pelaksanaan program ini dievaluasi berdasarkan empat indikator implementasi kebijakan (komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Alabio sudah berjalan baik dilihat dari komitmen pelaksana dalam melakukan sosialisasi, pelatihan, kegiatan sweeping, dan sistem pencatatan/pelaporan yang terstruktur. Meskipun demikian, efektivitas capaian imunisasi dasar lengkap belum optimal, yang terutama dipengaruhi oleh faktor sosial dan budaya masyarakat , termasuk rendahnya pemahaman dan kesadaran pribadi orang tua, kekhawatiran yang kuat terhadap efek samping sementara (demam atau rewel) , serta pengaruh mitos lokal dan kepercayaan tradisional. Faktor-faktor non-teknis ini menjadi hambatan utama dalam meningkatkan cakupan imunisasi secara menyeluruh. Berdasarkan hal tersebut, diharapkan kepada masyarakat khususnya orang tua dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya imunisasi kepada anaknya, guna menjaga kesehatan anak dan membentuk kekebalan tubuh agar terhindar dari penyakit, yang pada akhirnya berdampak pada capaian imunisasi khususnya di UPT. Puskesmas Rawat Inap Alabio.