Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok teknik reframing dalam mengurangi kecemasan berbicara di depan umum pada siswa kelas X SMK Nurul Huda Baros. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperiment pre-test post-test nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini merupakan siswa kelas X sebanyak 108 siswa, adapun teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan mendapatkan 14 siswa yang memiliki skor tinggi dari hasil angket kecemasan berbicara di depan umum. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan masing-masing sebanyak 7 siswa yang diambil dari hasil pre-test dengan skor tertinggi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket kecemasan berbicara di depan umum yang dikembangkan oleh peneliti, terdiri dari tiga aspek yaitu aspek fisik, proses mental dan emosional. Hasil penelitian menunjukan adanya penurunan tingkat kecemasan yang signifikan setelah diberikan treatment berupa layanan konseling kelompok teknik reframing pada kelompok eksperimen, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 100,6 (kategori tinggi) dan rata-rata nilai posttest sebesar 53,0 (kategori rendah). Selain itu, dilakukan uji hipotesis dengan analisis uji Mann-Whitney, diketahui nilai signifikansi Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,002 < 0,05 maka Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, konseling kelompok teknik reframing berpengaruh dalam mengurangi kecemasan berbicara di depan umum pada siswa kelas X SMK Nurul Huda Baros.