Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Toleransi dan Perdamaian melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Moderasi Beragama Makhsyi, Moh. Salitul; Husna, Akhsanul; Imron, Ali
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis moderasi beragama dalam memperkuat toleransi dan perdamaian di lingkungan pendidikan. Pluralitas sosial dan keagamaan masyarakat Indonesia merupakan potensi sekaligus tantangan, terutama di tengah meningkatnya gejala intoleransi, polarisasi identitas, dan menguatnya narasi keagamaan eksklusif di kalangan generasi muda. Dalam konteks tersebut, PAI memiliki posisi strategis tidak hanya sebagai sarana transmisi pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai wahana pedagogis untuk membentuk sikap keberagamaan yang inklusif, seimbang, dan berorientasi pada perdamaian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa analisis dokumen, observasi pembelajaran, dan wawancara mendalam terhadap guru PAI serta peserta didik di lembaga pendidikan Islam tingkat menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI melalui pendekatan kontekstual, dialogis, dan reflektif berkontribusi signifikan terhadap penguatan sikap toleran dan orientasi perdamaian peserta didik. Peserta didik menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam memahami perbedaan, mengelola konflik secara konstruktif, serta menolak sikap ekstrem dan kekerasan atas nama agama. Meskipun demikian, implementasi pembelajaran PAI berbasis moderasi beragama masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan kompetensi pedagogis guru, kecenderungan metode pembelajaran yang kurang variatif, serta pengaruh narasi keagamaan dari ruang digital. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan PAI berbasis moderasi beragama merupakan kebutuhan strategis dalam mengembangkan pendidikan Islam yang transformatif, serta berkontribusi pada pembangunan budaya toleransi dan perdamaian yang berkelanjutan di masyarakat plural.
Merawat Dunia melalui Kearifan Lokal: Tradisi Grebeg Maulud Yogyakarta dalam Perspektif Islam Nusantara Abadi, Ali; Fadhilah, Iman; Husna, Akhsanul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42269

Abstract

This study explores the Grebeg Maulud tradition in Yogyakarta as a manifestation of local wisdom within the framework of Islam Nusantara. Grebeg Maulud is a ceremonial procession conducted annually in the Sultanate of Yogyakarta to commemorate the birth of Prophet Muhammad. The significance of the tradition lies not only in its religious dimension but also in its social, cultural, and environmental aspects that contribute to community cohesion and moral values. Employing a qualitative approach with ethnographic and historical methods, the research examines how Grebeg Maulud embodies local wisdom (kearifan lokal) that encourages harmonious living, mutual cooperation, and respect for nature. The study situates Grebeg Maulud within the worldview of Islam Nusantara, a contextual and inclusive interpretation of Islam grounded in Indonesian cultural realities. Findings suggest that Grebeg Maulud functions as a living tradition that nurtures spiritual piety, social solidarity, and ecological responsibility, thus contributing to the broader agenda of “caring for the world” (merawat dunia) through culturally rooted religious practice.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menangani Perundungan Digital Pada Remaja Amin, M. Nasikhul; Fadhilah, Iman; Husna, Akhsanul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42366

Abstract

This research discusses the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in dealing with digital bullying among teenagers in private Madrasah Aliyah. Digital bullying is a social problem that is becoming increasingly prominent along with the intensity of digital media use among teenagers. This research aims to analyze the forms of digital bullying that occur as well as the role and strategies of PAI teachers in preventing and handling it. This research uses a qualitative approach with the type of field research. The research results show that PAI teachers have a strategic role through internalizing moral values in learning, developing students' morals, as well as persuasive and educational approaches in handling digital bullying cases. This research contributes to the development of Islamic Religious Education studies that are responsive to the challenges of the digital era, especially in the context of secondary education.