Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik Model Pendidikan Islam Nusantara: Integrasi Nilai Islam dan Budaya Lokal dalam Pembentukan Pendidikan Holistik Amri, Irbab Aulia; Husna, Akhsanul; Imron, Ali
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6784

Abstract

Islamic education in the Indonesian archipelago is a model of education unique to Indonesia that combines Islamic teachings with local cultural values. This model developed through a peaceful and cultural process of Islamization, particularly through Islamic boarding schools and religious teachers. This article discusses the characteristics of Islamic education in the Indonesian archipelago from six main aspects: philosophy, educators, students, material, educational tools, and environment. Islamic Education in the Archipelago emphasizes not only cognitive aspects, but also the moral, spiritual, and social aspects of students. In the context of modern challenges, this model demonstrates its relevance as an inclusive, moderate education system with strong cultural roots. This study shows that Islamic Education in the Archipelago has made a significant contribution to the development of national education with character.
Penguatan Toleransi dan Perdamaian melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Moderasi Beragama Makhsyi, Moh. Salitul; Husna, Akhsanul; Imron, Ali
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis moderasi beragama dalam memperkuat toleransi dan perdamaian di lingkungan pendidikan. Pluralitas sosial dan keagamaan masyarakat Indonesia merupakan potensi sekaligus tantangan, terutama di tengah meningkatnya gejala intoleransi, polarisasi identitas, dan menguatnya narasi keagamaan eksklusif di kalangan generasi muda. Dalam konteks tersebut, PAI memiliki posisi strategis tidak hanya sebagai sarana transmisi pengetahuan keagamaan, tetapi juga sebagai wahana pedagogis untuk membentuk sikap keberagamaan yang inklusif, seimbang, dan berorientasi pada perdamaian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa analisis dokumen, observasi pembelajaran, dan wawancara mendalam terhadap guru PAI serta peserta didik di lembaga pendidikan Islam tingkat menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI melalui pendekatan kontekstual, dialogis, dan reflektif berkontribusi signifikan terhadap penguatan sikap toleran dan orientasi perdamaian peserta didik. Peserta didik menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam memahami perbedaan, mengelola konflik secara konstruktif, serta menolak sikap ekstrem dan kekerasan atas nama agama. Meskipun demikian, implementasi pembelajaran PAI berbasis moderasi beragama masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan kompetensi pedagogis guru, kecenderungan metode pembelajaran yang kurang variatif, serta pengaruh narasi keagamaan dari ruang digital. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan PAI berbasis moderasi beragama merupakan kebutuhan strategis dalam mengembangkan pendidikan Islam yang transformatif, serta berkontribusi pada pembangunan budaya toleransi dan perdamaian yang berkelanjutan di masyarakat plural.