Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh hubungan antara atasan dan bawahan terhadap loyalitas kerja karyawan di CV. Karya Barokah Mandiri. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah pentingnya peran hubungan interpersonal di tempat kerja, di mana loyalitas karyawan tidak hanya dipengaruhi oleh imbalan materi, tetapi juga oleh kualitas komunikasi, kepemimpinan, serta kepercayaan yang terbangun antara pimpinan dan karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap tiga narasumber yang terdiri atas atasan dan bawahan yang telah bekerja lebih dari satu tahun. Pemilihan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling agar data yang diperoleh relevan dan mendalam. Analisis data dilakukan secara induktif melalui proses transkripsi, pengkodean, dan penarikan tema utama untuk menggambarkan pola interaksi atasan–bawahan serta pengaruhnya terhadap loyalitas kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan kerja yang harmonis, terbuka, dan saling menghargai berpengaruh positif terhadap loyalitas karyawan. Komunikasi dua arah yang efektif, perhatian, dan apresiasi dari atasan mampu menumbuhkan rasa memiliki serta meningkatkan motivasi kerja. Sebaliknya, kurangnya komunikasi dan ketidakseimbangan antara profesionalitas dan kedekatan pribadi dapat menurunkan semangat dan komitmen karyawan terhadap perusahaan. Penelitian ini menegaskan bahwa hubungan interpersonal yang positif antara atasan dan bawahan merupakan salah satu faktor kunci dalam menciptakan loyalitas kerja yang berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi perusahaan dalam meningkatkan pengelolaan sumber daya manusia serta menjadi referensi akademik dalam pengembangan teori manajemen dan perilaku organisasi.