ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pengasuhan orangtua dan pola asuh terhadap perkembangan emosional anak usia dini di TK Cahaya Negeri, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. Peran pengasuhan keluarga dan pola asuh pada perkembangan emosional menentukan kemampuan anak mengelola emosi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mengkaji informasi yang lebih rinci dan mendalam. Temuan menunjukkan bahwa peran orangtua dalam pengasuhan anak sangat berperan dalam perkembangan emosi anak. Dalam penelitian ini orangtua tidak berperan dengan baik dalam mengembangkan perkembangan emosional anak. Orangtua tentunya menjadi teladan dan model yang baik pada anak tetapi sebaliknya orangtua mengabaikan anak dan orangtua menerapkan pola pengasuhan yang tidak baik dalam perkembangan emosional anak, orangtua menerapkan pola asuh abai yang dapat menghambat perkembangan emosional anak terlihat ketika anak tidak mampu mengontrol emosinya dengan baik. Anak yang mengalami kekerasan dan pengabaian cenderung meniru perilaku tersebut, yang mengakibatkan kesulitan dalam mengelola emosi, anak mudah marah, agresif, berperilaku kasar, yang menyebabkan masalah pada emosional anak sehingga dalam keseharian anak memiliki hubungan sosial yang tidak sehat. Pendidik juga berperan dalam pengelolaan emosi anak selama disekolah, dengan adanya upaya yang dilakukan pendidik diharapkan dapat membantu anak mengenali dan mengelola emosinya dengan baik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam meningkatkan perkembangan emosional anak usia dini melalui pengasuhan dan pola asuh yang baik. Keywords: Perkembangan emosional, orangtua, pola asuh, anak usia dini.