Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Era Digital: Validitas dan Praktikalitas YouTube sebagai Media Pembelajaran di SMP Negeri 9 Tebing Tinggi Sabila, Aura Sufi; Hamzah, Afif; Verbrianto, Rian
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7246

Abstract

Transformasi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam praktik pembelajaran, termasuk pemanfaatan platform digital sebagai media pembelajaran. YouTube, sebagai platform berbagi video yang populer, memiliki potensi besar untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih menarik, fleksibel, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji validitas dan praktikalitas YouTube sebagai media pembelajaran di SMP Negeri 9 Tebing Tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed-methods) dengan desain deskriptif-analitis. Subjek penelitian meliputi 45 guru dan 200 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen RPP. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YouTube memiliki tingkat validitas yang tinggi dari aspek isi, konstruk, dan tampilan, serta praktikalitas yang baik dalam implementasi pembelajaran. Penggunaan YouTube terbukti meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konsep, kemandirian belajar siswa, serta variasi metode mengajar guru, khususnya pada mata pelajaran IPA. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, kompetensi literasi digital, dan manajemen konten. Secara keseluruhan, YouTube dinilai layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran dengan dukungan perencanaan pedagogis, peningkatan kompetensi guru, serta kebijakan pendidikan yang berkelanjutan