Dengan metode kuantitatif penelitian ini bertujuan untuk menetahui pengaruh lingkungan kerja fisik dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai UPTD Puskesmas Cipeundeuy Kecamatan Malingping baik secara parsial maupun simultan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling yaitu sampel jenuh dengan jumlah 51 responden yang diambil dari seluruh pegawai instansi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu: uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji regresi sederhan & berganda, uji koefisien korelasi secara parsial & simultan, uji koefisien determinasi secara parsial & simultan, uji T dan uji F. Berdasarkan hasil uji regresi linear berganda didapatkan persamaan Y = (-2,837) + 0,629X1 + 0,422X2, menunjukkan bahwa variabel Lingkungan Kerja Fisik dan Disiplin Kerja memiliki koefisien yang bernilai positif terhadap variabel Kinerja Pegawai. Nilai koefisien regresi berganda lingkungan kerja fisik yaitu 0,629 menunjukan bahwa lingkungan kerja fisik mempengaruhi kinerja pegawai secara positif, sehingga jika lingkungan kerja fisik ditingkatkan 1, maka meningkatkan nilai kinerja pegawai 0,629 poin. Nilai koefisien regresi berganda disiplin kerja yaitu 0,422 menunjukan bahwa disiplin kerja mempengaruhi kinerja pegawai secara positif, sehingga jika disiplin kerja ditingkatkan 1, maka meningkatkan nilai kinerja 0,422 poin. Dan nilai korelasi atau nilai R sebesar 0,859 dan nilai R square sebesar 0,738 atau 73,8% menunjukkan hubungan yang kuat antara lingkungan kerja fisik dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai. Hasil uji F juga menghasilkan nilai sebesar 67,730 > 2,80 . Hal ini menunjukkan bahwa Ho3 ditolak dan Ha3 diterima. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa lingkungan kerja fisik dan disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai.