Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Keluarga: Layanan Homecare Berbasis Pembelajaran Partisipatif Untuk Memandirikan Keluarga Melaksanakan Lima Tugas Keluarga Dalam Perawatan Anak Stunting Hardin, Hardin; safaat, Hairuddun; Asmy, Ulul; Syamsuddin, Nunung
PENA ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi kronis di Indonesia yang berdampak serius pada tumbuh kembang anak. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemandirian keluarga dalam menjalankan lima tugas kesehatan melalui layanan homecare berbasis pembelajaran partisipatif di wilayah kerja Puskesmas Benteng, Kota Palopo. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, homecare dengan lima kali kunjungan keluarga, pendidikan kesehatan menggunakan modul praktis, refleksi diskusi kasus, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan keluarga dari 13,33% menjadi 80%, peningkatan partisipasi ke posyandu dari 20% menjadi 53,33%, serta peningkatan kemandirian keluarga dengan 9 keluarga mencapai level KM-3 dan 6 keluarga mencapai level KM-4. Program ini juga menghasilkan luaran berupa modul praktis lima tugas keluarga (soft product), alat antropometri sederhana (hard product), serta artikel ilmiah untuk publikasi. Kesimpulannya, pendekatan partisipatif berbasis homecare efektif meningkatkan kemandirian keluarga dalam perawatan balita stunting dan mendukung target Zero Stunting Kota Palopo 2025.
GERAKAN DASAWISMA TUNTAS STUNTING (GENTAS) : PENGUATAN PERAN PEREMPUAN MELALUI SEKOLAH KOMUNITAS BERBASIS KESEHATAN KELUARGA: GENTAS (Dasawisma Movement to End Stunting): Strengthening the Role of Women through a Family Health–Based Community School Model Safaat, Hairuddun; Azzahra, Azzahra; Efrianti, Evi; Huda, Nuril; Niswanda, Niswanda; Pamantung, Jumardi; Dika, Dika; Lestari, Eka; Sabri, Ananta Suis; Darwin, Darwin; P, Desy Purnamasari; Ramadhani, Fauziah; Padatau, Andini Dwi
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2811

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang bersifat multidimensional dan berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas anak. Di Desa Tiromanda, prevalensi stunting masih tergolong tinggi, yaitu 21,8%, yang dipengaruhi oleh rendahnya literasi gizi, lemahnya pola asuh, terbatasnya keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan kesehatan keluarga, minimnya pemanfaatan pangan lokal, rendahnya praktik PHBS, serta belum optimalnya sinergi Dasawisma, Posyandu, dan pemerintah desa. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dikembangkan Gerakan Dasawisma Tuntas Stunting (GENTAS) sebagai model pemberdayaan perempuan melalui Sekolah Komunitas berbasis kesehatan keluarga dengan pendekatan edukatif-partisipatif. Program dilaksanakan secara sistematis melalui tahap persiapan berupa survei kebutuhan, FGD, pemetaan sasaran, serta penyusunan dan validasi Modul Interaktif GENTAS; tahap pelaksanaan melalui kegiatan pre-test, penyelenggaraan Sekolah Komunitas dengan metode diskusi, simulasi, dan praktik lapangan, serta pembentukan Forum Komunitas Peduli Gizi Keluarga dan Pojok Literasi Gizi; serta tahap evaluasi melalui post-test, analisis deskriptif, dan uji statistik Paired t-test atau Wilcoxon untuk menilai peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta dengan nilai p<0,05, serta penurunan prevalensi stunting dari 21,28% menjadi 3,25% tanpa kasus baru. Temuan ini sejalan dengan literatur yang menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan, edukasi gizi, dan penguatan komunitas merupakan determinan penting dalam keberhasilan intervensi stunting. GENTAS terbukti efektif sebagai model intervensi komunitas yang memperkuat kapasitas Dasawisma, meningkatkan perilaku kesehatan keluarga, serta mendukung pencapaian SDGs, khususnya Zero Hunger, Good Health and Well-being, dan Gender Equality, sehingga direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam perencanaan desa sebagai strategi keberlanjutan penanggulangan stunting berbasis komunitas.