Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pelatihan kewirausahaan, dan jaringan pemasaran terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dengan pendekatan penelitian yang berlandaskan pada interpretif dengan menekankan pada pemahaman makna, keunikan, dan menemukan hipotesis secara mendalam melalui triangulasi teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemilik UMKM yang ada di Kec. Pakem, Desa Pakembinangun Kabupaten Sleman Daerah Istimewah Yogyakarta. Untuk menentukan jumlah sampel yang akan diteliti maka dalam penelitian ini dihitung dengan menggunakan rumus Hair at all dengan hasil perhitungan diperoleh jumlah sampel yang akan diteliti adalah sebesar 100 responden. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua variabel tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, yaitu Kinerja Keuangan (UMKM) dan Jaringan Pemasaran, dengan jaringan pemasaran memberikan kontribusi terbesar. Sedangkan Variabel pelatihan kewirausahaan berpengaruh negative terhadap perkembangan ekonomi. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi kebijakan pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat desa.