Daun jambu biji merah merupakan tanaman yang mengandung metabolit sekunder kuersetin, dengan aktivitas antioksidan yang dimanfaatkan menjadi sediaan untuk mengatasi permasalahan kulit akibat radikal bebas. Nanoemulgel merupakan sistem penghantaran topikal yang mengintegrasikan sistem nanoemulsi dalam matriks hydrogel untuk menunjukkan penetrasi kulit yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan rasio konsentrasi gelling agent hydroxy propyl methyl cellulose (HPMC) terhadap karakteristik sediaan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratoris dengan perbedaan konsentrasi HPMC (2%), (4%) dan (6%). Parameter penelitian ini meliputi uji organoleptis, viskositas, daya sebar, pH dan ukuran partikel sediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sediaan dengan formula yang berbeda memiliki konsistensi nanoemulgel, warna cokelat, bau khas jambu biji merah, dan konsistensi yang homogen. Viskositas sediaan memiliki rentang 9.863 – 9.900 cPs dengan p-value 0,000 (p < 0,05). Daya sebar sediaan berkisar 5 – 7,2 cm dengan p-value 0,000 (p < 0,05). pH sediaan berkisar 6,39 – 6,43 dengan p-value 0,108 (p > 0,05). Uji ukuran partikel menghasilkan nilai p-value 0,248 (p > 0,05). Perbedaan rasio konsentrasi gelling agent HPMC berpengaruh signifikan pada viskositas dan daya sebar, tetapi tidak pada pH dan ukuran partikel. Formula sediaan nanoemulgel yang paling baik berdasarkan hasil karakterisasi yaitu Formula 2 dengan konsentrasi HPMC 4% sebagai gelling agent. Red guava leaves contain quercetin, a secondary metabolite with antioxidant activity, and are used in topical formulations to treat skin problems caused by free radicals. Nanoemulgel is a topical delivery system that integrates nanoemulsion within a hydrogel matrix to enhance skin penetration. This study aimed to investigate the effect of varying HPMC concentrations as a gelling agent on the formulation characteristics. The research method used was a laboratory experiment with three different HPMC concentrations: 2%, 4%, and 6%. The evaluated parameters included organoleptic properties, viscosity, spreadability, pH, and particle size. Results showed that all formulations had a consistent nanoemulgel texture, brown color, red guava scent characteristic, and homogeneous appearance. Viscosity ranged from 9,863 to 9,900 cPs (p < 0.05). Spreadability ranged from 5 to 7.2 cm (p < 0.05). pH ranged from 6.39 to 6.43 (p > 0.05). Particle size analysis resulted in a p-value of 0.248 (p > 0.05). In conclusion, HPMC concentration significantly affected viscosity and spreadability but not for pH and particle size. The best formula was Formula 2, which used 4% HPMC as the gelling agent.