Andalia, Carolina Irene
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Paris Agreement Hingga NDC: Pelaksanaan Pembiayaan Iklim FCPF dalam Mendukung REDD+ di Kalimantan Timur Andalia, Carolina Irene; Br Bangun, Siti Zainurrahmi Br Bangun
KINERJA Vol 22 No 4 (2025): November
Publisher : FEB Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkin.v22i4.15515

Abstract

Indonesia, sebagai penandatangan Perjanjian Paris, telah berkomitmen melalui Nationally Determined Contribution (NDC) untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 29% dengan sumber daya domestik dan hingga 41% dengan dukungan internasional pada tahun 2030. Untuk mencapai target ini, dibutuhkan mobilisasi beragam mekanisme pendanaan iklim yang dapat menerjemahkan komitmen internasional ke dalam tindakan lokal yang terukur. Di antaranya, Fasilitas Kemitraan Karbon Hutan (FCPF) telah muncul sebagai instrumen kunci dalam mendukung implementasi inisiatif Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan (REDD+), khususnya di Kalimantan Timur, salah satu provinsi paling penting di Indonesia untuk pengurangan emisi. Makalah ini mengeksplorasi sejauh mana pendanaan iklim FCPF berkontribusi terhadap target NDC Indonesia dengan memperkuat tata kelola REDD+, kapasitas kelembagaan, dan keterlibatan masyarakat di tingkat subnasional. Dengan menggunakan analisis kualitatif dokumen kebijakan, laporan, dan kerangka kerja internasional, studi ini mengkaji bagaimana FCPF telah berkontribusi pada pengelolaan hutan berkelanjutan, meningkatkan sistem pemantauan dan verifikasi, dan mendorong kolaborasi multi-pemangku kepentingan
Indonesia’s Digital Diplomacy in Enchancing E-commerce Connectivity in ASEAN Bangun, Siti Zainurrahmi Br; Andalia, Carolina Irene
International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Vol. 6 No. 1 (2026): The International Journal of Education, Social Studies, and Management (IJESSM)
Publisher : LPPPIPublishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/ijessm.v6i1.982

Abstract

This study analyzes the crucial role of Digital Diplomacy implemented by Indonesia in the specific context of optimizing and enhancing connectivity in the e-commerce sector in the ASEAN region. In facing an increasingly digitalized industrial era, Digital Diplomacy not only serves as a new communication tool for state and non-state actors but also opens up significant economic opportunities for the national digital industry. Using a qualitative descriptive approach and case studies, this study in-depth explores how Indonesia's foreign policy utilizes digital technology and the internet to achieve economic goals. The research findings demonstrate that the strategic and effective implementation of digital technology is vital in building a positive image of Indonesia in the eyes of the international community. Indonesia is positioned as a country with high trade potential, supported by a large domestic market and rapid digital economic growth, even becoming the largest in ASEAN, with a value estimated to reach $330 billion by 2030. This positive image serves as a magnet to attract foreign investment on e-commerce platforms and effectively promote local products (MSMEs) to regional and global markets. Furthermore, this study highlights that rapid advances in information and communication technology (ICT) have revolutionized international trade. Social media networks formed through ICT have enabled more accessible cross-border e-commerce, despite challenges such as shipping costs and regulations. Indonesia's Digital Diplomacy Policy, which encompasses interactions between state and non-state actors in addressing international issues, seeks to leverage these developments to facilitate regional digital integration.