Ulumia, Muhimmatul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Solidaritas Sosial dalam Film 1 Kakak 7 Ponakan: Strukturalisme Genetik Lucien Goldmann Rais, Muhammad Haritsah; Navarro, Mochamad Arvin; Ulumia, Muhimmatul; Alfarizi, Muhammad Zidane; Akmaliyah
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 14 No. 4 (2025): Kode: Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji solidaritas sosial dalam film 1 Kakak 7 Ponakan (2025) karya Yandy Laurens dengan menggunakan pendekatan Strukturalisme Genetik Lucien Goldmann. Topik ini dipilih karena film tersebut merepresentasikan nilai solidaritas dan tanggung jawab keluarga yang relevan dengan realitas sosial masyarakat Indonesia modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis dialektik yang menelusuri hubungan antara struktur naratif film dan struktur sosial yang melahirkannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan dalam film tercermin melalui tiga konsep utama Goldmann, yaitu fakta kemanusiaan, subjek kolektif, dan pandangan dunia. Fakta kemanusiaan tampak dalam pengorbanan individu dan realitas sosial ekonomi keluarga menengah ke bawah; subjek kolektif muncul dalam kesadaran bersama untuk saling mendukung; sedangkan pandangan dunia menggambarkan nilai kasih sayang tanpa pamrih dan solidaritas sebagai ciri pandangan hidup masyarakat Indonesia. Temuan ini menegaskan bahwa film 1 Kakak 7 Ponakan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai cerminan nilai kemanusiaan dan kekeluargaan yang memperkuat moral sosial dalam budaya Indonesia. Kata Kunci: Strukturalisme Genetik, Fakta Kemanusiaan, Subjek Kolektif, Pandangan Dunia, Film 1 Kakak 7 Ponakan
Representasi Budaya Arab Dalam Lirik Lagu ‘Zahgana’ Karya Hala Al Turk: Analisis Semiotika Roland Barthes Ulumia, Muhimmatul; Rohanda, Rohanda
‘A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 14, No 1 (2025): Kajian Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/ajamiy.14.1.319-332.2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan representasi budaya Arab modern dalam lirik lagu ‘Zahgana’ karya Hala Al Turk dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif, yang menganalisis makna lirik berdasarkan tiga tahapan makna Barthes, yaitu denotatif, konotatif, dan mitos. Data utama berupa teks lirik lagu yang dikaji secara mendalam untuk mengidentifikasi simbol-simbol budaya, nilai sosial, dan ideologi yang tersembunyi dalam kata-kata yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu ‘Zahgana’ merepresentasikan berbagai bentuk kegelisahan dan keterbatasan yang dialami oleh generasi muda Arab, terutama perempuan, dalam ruang domestik yang konservatif. Melalui pengulangan kata-kata seperti ‘طفشانة’ (bosan) dan ‘زهقانة’ (jenuh), lagu ini menyuarakan kejenuhan emosional dan keresahan terhadap peran gender yang kaku, pola asuh otoriter, serta minimnya ruang untuk berekspresi. Selain itu, ditemukan pula simbol-simbol perlawanan terhadap nilai tradisional. Lagu ini secara simbolik membongkar mitos bahwa rumah adalah tempat paling ideal bagi anak perempuan, dan justru menunjukkan bahwa rumah bisa menjadi sumber keterkungkungan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa lirik ‘Zahgana’ merupakan bentuk kritik sosial dan ekspresi budaya populer yang mencerminkan dinamika perubahan nilai di masyarakat Arab kontemporer, terutama terkait dengan kebebasan, kesetaraan, dan identitas generasi muda