Pembelajaran Pemikiran Pendidikan Islam di perguruan tinggi memerlukan strategi yang mampu mendorong keterlibatan aktif mahasiswa serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Namun, proses pembelajaran masih cenderung bersifat teoritis sehingga mahasiswa kurang memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi pemikiran tokoh secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, dan Refleksi) dalam memfasilitasi pembelajaran Pemikiran Pendidikan Islam di perguruan tinggi UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi pada prodi Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran LOK-R dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, dosen melakukan analisis kebutuhan mahasiswa serta menyiapkan sumber belajar, perangkat pembelajaran, kegiatan, dan penilaian yang dituangkan dalam RPS dan LKPD. Pada tahap pelaksanaan, pembelajaran berlangsung melalui empat tahapan utama. Literasi dilakukan melalui kegiatan membaca dan menelusuri sumber pemikiran tokoh serta menyusun konsep materi. Orientasi dilakukan dengan menetapkan fokus dan tujuan pembelajaran yang relevan dengan pemikiran tokoh pendidikan Islam. Kolaborasi dilaksanakan melalui kerja kelompok dengan pembagian tugas yang jelas agar setiap mahasiswa berperan aktif. Refleksi dilakukan melalui penyajian materi, diskusi, serta pengaitan pemikiran tokoh dengan konteks pendidikan modern yang diperkuat oleh penjelasan dosen. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi dasar perbaikan perencanaan pembelajaran selanjutnya. Penerapan model LOK-R terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis, dan kerja sama mahasiswa, meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan literasi, dan dinamika kerja kelompok. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya pada mata kuliah Pemikiran Pendidikan Islam.