Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Al-Mu’tazilah: Sejarah Timbul dan Pokok Ajaran Tentang Ushul Al-khamsah AshShiddiq, Nashiruddin; Santalia, Indo
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 12 (2025): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14575432

Abstract

Persoalan teologis yang cukup hangat diperbincangkan oleh para ulama pada penghujung abad I hijrah ialah tentang status orang mukmin yang melakukan dosa besar, apakah ia tetap mukmin atau menjadi kafir. Persoalan tersebut kemudian muncul pula di majelis taklim yang dipimpin oleh Hasan al-Bashri (21-110 H/642-728 M) di masjid Bashrah. Makalah ini bermaksud membahas pemikiran dan ajaran Mu’tazilah, serta ingin melihat keberadaan sebuah aliran yang pernah berkembang dan meraih kemajuan di zaman klasik, namun akhirnya mengalami kemunduran dan hilang dari permukaan bumi. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif, dengan sumber data utama adalah dari data kepustakaan. Analisis data menggunakan analisis kualitatif.  Hasil kajian menunjukkan bahwa Aliran Mu’tazilah pernah berkembang di dunia Islam zaman klasik dari abad kedua Hijrah hingga abad ketujuh Hijrah. Aliran yang dipelopori oleh Washil ibn Atha ini sempat meraih kemajuan dan kejayaan pada abad ketiga Hijrah pada masa Dinasti Abbasiyah. Kemudian mengalami kemunduran dan akhirnya hilang sama sekali setelah penyerangan pasukan Mongolia ke Bagdad tahun 1258 M.