Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Manajemen Resiko Persediaan Terhadap Efisiensi Oprasional Pada Kafe Rosella Syapitri, Muliani; Shabrina, Sarah; Azzahra, Karina; Nst, Siti Maharani; A, Arsyadona
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 12 (2025): Januari
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the application of inventory risk management in Rosella Cafe as an effort to improve operational efficiency and financial stability. By using the Economic Order Quantity (EOQ) and Reorder Point (ROP) methods, this study found that this strategy can save inventory costs of up to Rp 119,992.74 per year compared to the manual method that has been applied by the rosella café flat. The results show that the implementation of EOQ and ROP not only helps in determining the optimal number and time of order, but can also ensure the timely availability of raw materials, reduce the risk of shortage or excess stock, and support smooth operations. This research is expected to be an example for other small businesses in managing inventory effectively in the increasingly competitive food and beverage industry
Festival Anak Shaleh Sebagai Sarana Penguatan Moderasi Beragama dan Pendidikan Karakter di Desa Sempajaya Anshori, Syafikri Rizki; Putri, Feby Aulia; Lubis, Andini; Shabrina, Sarah; Armin, Diah Safithri
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7073

Abstract

Moderasi beragama merupakan pendekatan terhadap agama yang mengutamakan kerukunan, toleransi, dan penolakan terhadap ekstremisme dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat. Festival Anak Shaleh merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan menguatkan moderasi beragama dan pendidikan karakter anak sejak dini di Desa Sempajaya. Pelaksanaan festival yang dilakukan meliputi pembekalan ilimiah, pelatihan keagamaan, lomba hafalan juz amma, adzan, dan seni islami sebagai media transfer nilai-nilai moderasi dan karakter kepada anak-anak dan masyarakat. Metode yang digunakan berupa ceramah, diskusi, pelatihan nteraktif, dan evaluasi partisipasi anak serta pendampingan sosial yang melibatkan keluarga dan tokoh desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa menunjukkan peningkatan sikap toleransi, kejujuran, dan kedisiplinan peserta dalam kehidupan sehari-hari. Festival ini juga mempererat kebersamaan dan solidaritas sosial di tingkat desa. Peserta dan masyarakat berharap agar kegiatan ini berkelanjutan sebagai wujud nyata penguatan kehidupan beragama yang moderat dan karakter unggul.