Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah sering menghadapi permasalahan rendahnya motivasi belajar peserta didik akibat pembelajaran yang monoton dan kurang bervariasi. Kondisi tersebut menyebabkan peserta didik mudah merasa bosan dan kurang bersemangat dalam mengikuti aktivitas pembelajaran PJOK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan permainan kecil terhadap motivasi belajar peserta didik kelas VIII di SMPN 15 Semarang. Masalah dalam penelitian ini adalah apakah permainan kecil berpengaruh terhadap peningkatan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran PJOK. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental design dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain one group pretest–posttest. Pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi belajar menggunakan Skala Likert 4 tingkat (1–4) yang terdiri atas pernyataan favorable dan unfavorable, dengan indikator motivasi meliputi faktor intrinsik (kesehatan, perhatian, minat, dan bakat) serta faktor ekstrinsik (metode mengajar, alat pelajaran, dan kondisi lingkungan). Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics 25 melalui uji normalitas, uji validitas, uji reliabilitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen angket dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,811 serta data berdistribusi normal. Penerapan permainan kecil terbukti memberikan pengaruh positif terhadap motivasi belajar peserta didik, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor motivasi pada kategori tinggi hingga sangat tinggi, khususnya pada indikator minat, perhatian, dan metode mengajar.