Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Ekonomi melalui Literasi Digital Anti Pinjaman Online Ilegal Albertus Reynaldi Nahak Taek; Yohanes Petrus Dote Koten; Helena Kurnia Mauk; Patricia Rina Florencita; Elviana Wehelmina Fani; Ananda Heppy Aizah; Maria Anastasia Ue; Anna Florentina Yunidista Bere; Maria Fransiska De Cantal Peni; Amrosia Paskalia Suni; Maria Gracelinda Loe; Fransiska Jessica Adventia Wea; Maria Imakulata Pongge; Agnes Susanti Indrawati; Adrianus Ketmoen
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v15i2.3941

Abstract

Masyarakat Desa Tetaf, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan masih menghadapi rendahnya literasi digital dan keuangan sehingga rentan terhadap pinjaman online ilegal berbasis social engineering. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga agar mampu mengenali dan mencegah praktik pinjol ilegal. Metode yang digunakan adalah pendidikan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi, dan simulasi dengan melibatkan 60 peserta dari berbagai kelompok masyarakat, seperti petani, ibu-ibu PKK, dan pemuda desa. Media edukasi berupa leaflet, video, dan poster OJK digunakan untuk mempermudah pemahaman. Hasil kuesioner menunjukkan 85% peserta memahami ciri pinjol ilegal, 78% berkomitmen memeriksa legalitas pinjaman, dan 72% mulai membatasi izin akses aplikasi di ponsel. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku masyarakat. Dengan demikian, edukasi berbasis partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran digital dan keuangan masyarakat pedesaan, serta perlu dikembangkan lebih lanjut melalui pendampingan berkelanjutan