Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, melalui program pendampingan literasi keuangan yang terstruktur dan berorientasi pada praktik. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat literasi keuangan pelaku UMKM lokal yang berdampak pada lemahnya pengelolaan arus kas, pencatatan keuangan, dan perencanaan anggaran usaha. Metode pelaksanaan terdiri atas tiga tahap, yaitu persiapan (survei kebutuhan dan analisis potensi UMKM), pelaksanaan (pendampingan dan pelatihan langsung), serta evaluasi (pre-test, post-test, dan umpan balik peserta). Kegiatan diikuti oleh 25 peserta UMKM dari berbagai sektor di Kecamatan Moyo Hulu yang dilaksanakan pada 12 Maret 2026 pukul 08.00–16.00 WITA. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan keuangan peserta secara signifikan dengan rata-rata kenaikan skor sebesar 39,1 poin antara nilai pre-test dan post-test. Sebanyak 80% peserta menyatakan sangat puas terhadap relevansi materi yang disampaikan, dan 88% sangat setuju bahwa program ini perlu ditindaklanjuti melalui pendampingan berkelanjutan. Program ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta dalam menyusun laporan keuangan sederhana, mengelola arus kas, menyusun anggaran usaha, dan memahami konsep modal kerja, sehingga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan dan keberlangsungan UMKM di Kecamatan Moyo Hulu. Program terbukti efektif meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM dan direkomendasikan untuk direplikasi di kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Sumbawa melalui pendampingan berkelanjutan yang difasilitasi oleh perguruan tinggi dan didukung oleh pemerintah daerah serta lembaga keuangan setempatu