ABSTRAK Pneumonia dapat terjadi pada semua kelompok umur, akan tetapi kematian akibat penyakit ini paling banyak terjadi pada bayi dan balita Tingginya prevalensi pneumonia pada anak bawah dua tahun (baduta) menunjukkan bahwa masalah tersebut sangat penting untuk segera diatasi. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor risiko terjadinya pneumonia pada balita di wilayah kerja puskesmas Temayang 2023. Desain penelitian deskriptif. Populasi ibu yang memiliki balita penderita pneumonia di wilayah kerja Puskesmas Temayang pada bulan Januari sampai Maret tahun 2023 sebanyak 41 orang, sampel 41 responden, pengambilan sampel dengan tehnik purposive sampling. Pengumpulan data dengan lembar kuesioner kemudian di editing, coding, scoring dan tabulating selanjutnya ditentukan prosentasenya. Dari hasil penelitian sebagian besar pemberian ASI dalam kategori ASI eksklusif sebesar 37 orang (90,2%), seluruhnya ada polusi udara sebesar 41 orang (100,0%), lebih dari sebagian kepadatan hunia dalam kategori beresiko sebesar 25 orang (61,0%). Kesimpulannya sebagian besar pemberian ASI dalam kategori ASI eksklusif, seluruhnya ada polusi udara, lebih dari sebagian kepadatan hunia dalam kategori beresiko. Diharapkan mengurangi kebiasaan merokok di dalam ruangan, mengurangi penggunaan obat nyamuk yang berlebihan dan tidak membakar sampah rumah secara teratur. Kata Kunci: ASI Eksklusif, Polusi Udara dan Kepadatan Hunian, Pneumonia ABSTRACT Pneumonia can occur in all age groups, but most deaths from this disease occur in infants and toddlers. The high prevalence of pneumonia in children under two years (baduta) indicates that this problem is very important to be addressed immediately. The aim of the study was to identify risk factors for pneumonia in toddlers in the working area of the 2023 Temayang Public Health Center. Descriptive research design. The population of mothers with toddlers with pneumonia in the working area of the Temayang Health Center from January to March 2023 was 41 people, a sample of 41 respondents, the sample was taken using a purposive sampling technique. Data collection using questionnaire sheets was then edited, coding, scoring and tabulating, then the percentage was determined. From the results of the study, most of the giving breast milk was in the exclusive breastfeeding category of 37 people (90.2%), in total there was air pollution of 41 people (100.0%), more than half of the population density in the risk category was 25 people (61.0%). In conclusion, most of the giving breast milk is in the exclusive breastfeeding category, all of it is air pollution, more than part of the population density is in the risk category. It is expected to reduce smoking habits indoors, reduce the excessive use of mosquito coils and not burn household waste regularly. Keywords: Exclusive breastfeeding, Air Pollution and Occupational Density, Pneumonia