Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

AKTIVITAS BELAJAR PADA REMAJA PUTRI SAAT MENGALAMI MENSTRUASI DI MIN 1 BOJONEGORO Utami, Wiwik; Agung Susanti, Dwi; Pinandia Sustami, Raffiky; Riyani, Arum; sholikhah, Mar'atus; Palupi, Hendri
Asuhan Kesehatan : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 13 No. 2 (2022): Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : LPPM STIKES Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Setiap wanita yang berusia akil balik pasti mengalami menstruasi. Tidak jarang selama menstruasi juga ada beberapa keluhan, diantaranya yang paling sering adalah dismenotra. Dismenore merupakan rasa nyeri saat menstruasi yang sering mengganggu wanita. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi gambaran aktivitas belajar pada remaja putri di MIN 1 Bojonegoro saat mengalami dismenore. Desain penelitian dekriptif, pendekatan survei, populasi seluruh remaja putri kelas 6 MIN 1 Bojonegoro sejumlah 85 responden, sampling yang di gunakan purposive samplings sebanyak 66 responden, Dengan variabel aktivitas belajar pada remaja putri saat mengalami disminore, pengumpulan data menggunakan kuesioner kemudian dilakukan editing, coding, scoring, tabulating setelah itu disajikan dengan bentuk tabel atau grafik. Hasil penelitian dari 66 responden remaja putri usia 11 – 13 tahun yang sudah menstruasi dan mengalami disminore di MIN 1 Bojonegoro diperoleh hasil bahwa lebih dari sebagian responden dismenorea tidak mengganggu pelajaran (53%), sedangkan kurang dari sebagian aktivitas belajar meningkat (35%), dan kurang dari sebagian aktivitas belajar berkurang (12%). Sebaiknya saat menstruasi responden tetap wajar dalam belajarn, menjaga kesehatan mental dan fisik dengan mengkonsumsi nutrisi gizi seimbang sehingga dapat beradaptasi dengan nyeri haid. Kata Kunci : Dismenore, Remaja , Aktivitas belajar
DESKRIPSI KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS YANG MEMILIKI KEBIASAAN MEROKOK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMBAKREJO KABUPATEN BOJONEGORO: DESCRIPTION OF BLOOD SUGAR LEVELS IN DIABETES MELLITUS PATIENTS WHO HAVE A SMOKING HABIT IN THE WORKING AREA CENTER DISTRICT BOJONEGORO REGENCY Utami, wiwik; Mulyani, Sri; Agung Susanti, Dwi
Asuhan Kesehatan : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 14 No. 1 (2023): Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : LPPM STIKES Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya hidup modern dengan pilihan menu makanan dan cara hidup yang kurang sehat semakin menyebar ke seluruh lapisan masyarakat hingga menyebabkan peningkatan jumlah penyakit diabetes mellitus, fenomena di Wilayah Kerja Puskesmas Tambakrejo yaitu sebagian besar penderita diabetes mellitus mempunyai perilaku kebiasaan merokok. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi kadar gula darah pada penderita diabetes melitus yang memiliki kebiasaan merokok. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan survey deskriptif. Populasi seluruh pasangan muda sebanyak 345 responden, dengan jumlah sampel sebanyak 117 responden, sampling menggunakan non probability sampling dengan tehnik accidental sampling. Pengambilan data dengan cara observasi hasil gula darah sewaktu yang kemudian di editing, coding, skoring, tabulating dan penyajian hasil Hasil penelitian diketahui bahwa lebih dari sebagian responden kadar gula sewaktu tidak normal yaitu sebanyak 80 orang (68,4%) dan kurang dari sebagian kadar gula sewaktu normal yaitu sebanyak 37 orang (31,6%). Kesimpulannya lebih dari sebagian kadar gula darah pada penderita diabetes melitus yang memiliki kebiasaan merokok di Wilayah Kerja Puskesmas Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro tidak normal. Dapat menambah informasi dan wawasan yang berhubungan dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus yang memiliki kebiasaan merokok, sehingga dapat menjadi motivasi bagi responden agar dapat berperilaku hidup sehat.
HUBUNGAN PEMILIHAN PANGAN JAJANAN ANAK SEKOLAH DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK USIA SEKOLAH (6-12 TAHUN) DI SDN SOBONTORO II KECAMATAN BALEN KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN 2022: THE RELATIONSHIP OF SCHOOL CHILDREN'S SNACK FOOD CHOICE WITH NUTRITIONAL STATUS IN SCHOOL AGE CHILDREN (6-12 YEARS) AT SDN SOBONTORO II, BALEN DISTRICT, BOJONEGORO REGENCY IN 2022 Mulyani, Sri; Agung Susanti, Dwi; Hidayah, Nur
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan gizi pada anak sekolah sangat penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Namun kebiasaan jajan anak dapat memicu anak tidak suka makanan yang bergizi dan memilih makanan yang disukai. Kebiasaan jajan anak dapat mempengaruhi status gizi anak. Tujuan penelitian menganalisa hubungan pemilihan pangan jajanan anak sekolah dengan status gizi pada anak usia sekolah (6-12 tahun). Desain penelitian analitik korelasional, pendekatan cross sectional. Populasinya seluruh siswa kelas 1-5 di SDN Sobontoro II tahun 2022 sebanyak 54 anak, sampel 54 responden dengan tehnik total sampling. Variabel independent yaitu pemilihan pangan jajanan anak sekolah dan variabel dependent yaitu status gizi anak. Instrument menggunakan wawancara dan observasi. Pengolahan data dengan editing, coding, scoring, tabulating dan analisa data menggunakan tabulasi silang (Crosstab’). Hasil penelitian diperoleh mayoritas dengan pemilihan pangan jajanan anak sekolah pada kategori tidak sehat yaitu sebanyak 51 responden (94,4%), lebih dari sebagian dengan status gizi normal yaitu sebanyak 28 responden (51,9%) dan Tidak ada hubungan pemilihan pangan jajanan anak sekolah dengan status gizi pada anak usia sekolah (6-12 tahun) di SDN Sobontoro II tahun 2022. Pemilihan pangan jajanan anak sekolah baik sehat maupun tidak sehat tidak berdampak langsung pada status gizi anak. Namun demikian, upaya pemberian pendidikan kepada anak sekolah tentang pemilihan jajanan yang sehat perlu dilakukan dengan tujuan untuk mengontrol kebiasaan jajan pada anak di lingkungan sekolah agar tidak berlebihan
UPAYA PENCEGAHAN TERJADIANYA KOMPLIKASI PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA NGASEM KECAMATAN NGASEM KABUPATEN BOJONEGORO: EFFORTS TO PREVENT COMPLICATIONS IN HYPERTENSION PATIENTS IN NGASEM VILLAGE DISTRICT NGASEM BOJONEGORO REGENCY Patonah, Siti; Agung Susanti, Dwi; Kholifah, Nurul
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tekanan darah tinggi dalam jangka waktu lama akan merusak endothel arteri dan mempercepat atherosklerosis. Komplikasi dari hipertensi termasuk rusaknya organ tubuh seperti jantung, mata, ginjal, otak, dan pembuluh darah besar. Pencegahan komplikasi penyakit hipertensi harus di lakukan oleh penderita hipertensi untuk memperoleh kualitas hidup yang baik. Di Desa Ngasem dari penderita hpertensi ada mengalami beberapa komplikasi seperti ada yang mengalami stroke dan ada beberapa penderita hipertensi yang mengeluh pandangan matanya kabur. Tujuan penelitian mengidentifikasi upaya pencegahan terjadianya komplikasi pada penderita hipertensi di Desa Ngasem Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro. Desain penelitian deskriptif. Jumlah populasi penderita hipertensi di Desa Ngasem Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro tahun 2021 sebanyak 2425 orang, sampel 243 responden dengan tehnik sampling 10%. Pengumpulan data dengan lembar observasi kemudian data diolah menggunakan editing, coding, scoring dan tabulating. Dianalisa untuk mencari prosentase. Hasil dari 243 responden di Desa Ngasem Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro lebih dari sebagian upaya pencegahan terjadinya komplikasi pada penderita hipertensi dalam kategori kurang sebanyak 146 orang (60,08%). Kesimpulannya upaya pencegahan terjadinya komplikasi pada penderita hipertensi di Desa Ngasem Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro lebih dari sebagian dalam kategori kurang. Diharapkan responden untuk mengurangi resiko terjadinya komplikasi melakukan aktifitas fisik secara teratur seperti olahraga ringan setiap di pagi hari, kurangi garam karena garam mengikatkan tekanan darah dan lebih aktif mendatangi tempat pelayanan kesehatan untuk mencari informasi tentang pencegahan komplikasi penyakit hipertensi dari tenaga kesehatan
GAMBARAN KEJADIAN STUNTING BERDASARKAN TINGGI BADAN ORANG TUA DI PUSKESMAS MEJUWET BOJONEGORO: DESCRIPTION OF STUNTING INCIDENCE BASED ON PARENTAL HEIGHT AT MEJUWET COMMUNITY HEALTH CENTER, BOJONEGORO Hidayat, Roni; Mulyani, Sri; Agung Susanti, Dwi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Stunting masih menjadi masalah gizi yang tinggi di Indonesia, salah satunya dipengaruhi faktor genetik seperti tinggi badan orang tua yang kurang dari normal. Di Desa Mejuwet banyak ditemukan balita stunting dengan ibu bertubuh pendek. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi gambaran kejadian stunting berdasarkan tinggi badan orang tua di Puskesmas Mejuwet Bojonegoro tahun 2023. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan survei. Populasi adalah seluruh orang tua balita stunting tahun 2022 sebanyak 112 orang, dengan teknik total sampling. Variabel penelitian adalah tinggi badan orang tua yang diukur melalui observasi. Data diolah melalui editing, coding, tabulasi, dan dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa dari 112 responden terdapat 43 ibu (38,4%) yang memiliki tinggi badan kurang (pendek). Disimpulkan bahwa faktor genetik berperan dalam terjadinya stunting, di mana orang tua dengan tinggi badan rendah cenderung memiliki anak dengan pertumbuhan yang tidak optimal. Kata kunci: Stunting, Tinggi Badan Orang Tua, Balita, Faktor Genetik DESCRIPTION OF STUNTING INCIDENCE BASED ON PARENTAL HEIGHT AT MEJUWET COMMUNITY HEALTH CENTER, BOJONEGORO ABSTRACT Stunting remains a major nutritional problem in Indonesia and is partly influenced by genetic factors, such as parents’ height that falls below normal standards. In Mejuwet Village, many stunted children have mothers with short stature. This study aimed to identify the description of stunting based on parental height at Mejuwet Health Center, Bojonegoro, in 2023. This research used a descriptive design with a survey approach. The population included all parents of stunted toddlers in 2022, totaling 112 individuals, selected through total sampling. The research variable was parental height, measured through direct observation. Data processing consisted of editing, coding, tabulation, and descriptive percentage analysis. The results showed that among 112 respondents, 43 mothers (38.4%) had short stature. It is concluded that genetic factors contribute to stunting, as parents with short stature tend to have children with suboptimal growth. Stunting prevention among children with genetic risk can be initiated during pregnancy through regular antenatal care and adequate maternal and fetal nutrition during the first 1,000 days of life. Keywords: Stunting, Parents' Height, Toddlers, Genetic Factors
FAKTOR RISIKO TERJADINYA PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TEMAYANG: RISK FACTORS OF PNEUMONIA IN UNDER-FIVES IN THE WORKING AREA OF THE TEMAYANG HEALTH CENTER Rahmawati; Agung Susanti, Dwi; Lhosa Wahida, Triya
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pneumonia dapat terjadi pada semua kelompok umur, akan tetapi kematian akibat penyakit ini paling banyak terjadi pada bayi dan balita Tingginya prevalensi pneumonia pada anak bawah dua tahun (baduta) menunjukkan bahwa masalah tersebut sangat penting untuk segera diatasi. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor risiko terjadinya pneumonia pada balita di wilayah kerja puskesmas Temayang 2023. Desain penelitian deskriptif. Populasi ibu yang memiliki balita penderita pneumonia di wilayah kerja Puskesmas Temayang pada bulan Januari sampai Maret tahun 2023 sebanyak 41 orang, sampel 41 responden, pengambilan sampel dengan tehnik purposive sampling. Pengumpulan data dengan lembar kuesioner kemudian di editing, coding, scoring dan tabulating selanjutnya ditentukan prosentasenya. Dari hasil penelitian sebagian besar pemberian ASI dalam kategori ASI eksklusif sebesar 37 orang (90,2%), seluruhnya ada polusi udara sebesar 41 orang (100,0%), lebih dari sebagian kepadatan hunia dalam kategori beresiko sebesar 25 orang (61,0%). Kesimpulannya sebagian besar pemberian ASI dalam kategori ASI eksklusif, seluruhnya ada polusi udara, lebih dari sebagian kepadatan hunia dalam kategori beresiko. Diharapkan mengurangi kebiasaan merokok di dalam ruangan, mengurangi penggunaan obat nyamuk yang berlebihan dan tidak membakar sampah rumah secara teratur. Kata Kunci: ASI Eksklusif, Polusi Udara dan Kepadatan Hunian, Pneumonia ABSTRACT Pneumonia can occur in all age groups, but most deaths from this disease occur in infants and toddlers. The high prevalence of pneumonia in children under two years (baduta) indicates that this problem is very important to be addressed immediately. The aim of the study was to identify risk factors for pneumonia in toddlers in the working area of ​​the 2023 Temayang Public Health Center. Descriptive research design. The population of mothers with toddlers with pneumonia in the working area of ​​the Temayang Health Center from January to March 2023 was 41 people, a sample of 41 respondents, the sample was taken using a purposive sampling technique. Data collection using questionnaire sheets was then edited, coding, scoring and tabulating, then the percentage was determined. From the results of the study, most of the giving breast milk was in the exclusive breastfeeding category of 37 people (90.2%), in total there was air pollution of 41 people (100.0%), more than half of the population density in the risk category was 25 people (61.0%). In conclusion, most of the giving breast milk is in the exclusive breastfeeding category, all of it is air pollution, more than part of the population density is in the risk category. It is expected to reduce smoking habits indoors, reduce the excessive use of mosquito coils and not burn household waste regularly. Keywords: Exclusive breastfeeding, Air Pollution and Occupational Density, Pneumonia
STUDI KASUS KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN DIABETES MELLITUS DI DESA TANJUNGHARJO KECAMATAN KAPAS KABUPATEN BOJONEGORO: CASE STUDY OF FAMILY NURSING WITH DIABETES MELLITUS IN TANJUNGHARJO VILLAGE, KAPAS DISTRICT, BOJONEGORO REGENCY Nur Ardianta, Faried; Azizah, Fidrotin; Ari Afandi, Agus; Agung Susanti, Dwi
Asuhan Kesehatan : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 15 No. 1 (2024): Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : LPPM STIKES Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Diabetes mellitus merupakan gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Hal tersebut dapat disebabkan oleh gangguan atau defisiensi produksi insulin oleh sel beta langerhas kelenjar atau disebabkan oleh kurang responsifnya sel tubuh terhadap insulin. Desain penelitian ini menggunakan metode studi kasus.Sampel yang diambil sebanyak 2 responden yaitu keluarga dengan diabetes mellitus.Metode pengambilan data ini dilakukan dengan wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang.Instrumen pengambilan data ini menggunakan format asuhan keperawatan keluarga dengan tahap pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Hasil studi kasus ini didapatkan keluarga mengetahui tentang diet diabetes mellitus dan dukungan keluarga kepada pasien diabetes mellitus.Melihat hasil penelitian ini maka perlu adanya dukungan keluarga agar dapat meminimalkan frekuensi kekambuhan pada pasien diabetes mellitus.Dukungan keluarga mancakup semua tindakan positif yang dilakukan oleh anggota keluarga yang sakit atau mengalami masalah kesehatan. Kesehatan dan kesejahteraan sosial penderita DM dapat dipengaruhi oleh penyakit dan pengobatan yang mereka terima. Kata Kunci : Asuhan Keperawatan Keluarga,Diabetes Mellitus tipe2,Studi Kasus CASE STUDY OF FAMILY NURSING WITH DIABETES MELLITUS IN TANJUNGHARJO VILLAGE, KAPAS DISTRICT, BOJONEGORO REGENCY ABSTRACT Diabetes mellitus is a chronic metabolic disorder characterized by high blood sugar levels as a result of insulin function insufficiency. This can be caused by interference or deficiency in insulin production by the beta cells of the Langerhas gland or caused by a lack of responsiveness of the body's cells to insulin. This research design uses a case study method. The sample taken was 2 respondents, namely families with diabetes mellitus. The data collection method was carried out by interview, physical examination, supporting examination. The data collection instrument used a family nursing care format with stages of assessment, diagnosis, intervention. , implementation, and evaluation of nursing The results of this case study show that families know about the diabetes mellitus diet and family support for diabetes mellitus patients. Seeing the results of this research, it is necessary to have family support in order to minimize the frequency of recurrence in diabetes mellitus patients.Family support includes all positive actions taken by family members who are sick or experiencing health problems. The health and social well-being of people with DM can be affected by the disease and the treatment they receive. Keywords: Family Nursing Care, Type2 Diabetes Mellitus,Case Study
STUDI KASUS PADA PASIEN DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN DI POLI JIWA/PSIKIATRI RSUD Dr. R. SOSODORO DJATIKOESOMO BOJONEGORO: CASE STUDY IN A PATIENT WITH NURSING PROBLEMS OF SENSORY PERCEPTION DISORDERS: HEARING HALLUCINATIONS AT THE MENTAL POLY/PSYCHIATRY OF Dr. RSUD. R. SOSODORO DJATIKOESOMO BOJONEGORO Rahmawati, Reni; Agung Susanti, Dwi; Muslima Isnanda Putri, Evita; Ari Afandi, Agus
Asuhan Kesehatan : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 15 No. 2 (2024): Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : LPPM STIKES Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Gangguan persepsi sensori merupakan suatu keadaan yang terjadi dalam diri seseorang yang mengalami perubahan bentuk dan jumlah rangsangan yang datang dari luar sehingga mengakibatkan terjadinya gangguan persepsi sensori: halusinasi. Tujuan penulisan karya tulis ilmah ini Membandingkan asuhan keperawatan kasus pada 2 pasien dengan Masalah Keperawatan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran di Poli Jiwa/Psikiatri RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro. Rancangan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan pada bulan Mei tahun 2024 di Poli Jiwa/Psikiatri RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro. Partisipan dalam penelitian ini adalah 2 orang pasien Dengan Masalah Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran. Instrument yang digunakan adalah format asuhan keperawatan jiwa. Hasil pengkajian keperawatan pasien 1 dan pasien 2 didapatkan perbedaan yaitu dari isi , frekuensi halusinasi , dan diagnose prioritas. Sedangkan pada pasien 1 dan 2 di dapatkan persamaan yaitu dari faktor predisposisi terjanya halusinasi karena syndrome pasca trauma. Diagnose medis pada ke 2 pasien sama yaitu Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran. Evaluasi hasil SP (strategi pelaksanaan) pasien 1 dan 2 telah dilakukan sesuai teori. setelah diberikan asuhan keperawatan selama 5 hari. Kata Kunci: Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran. CASE STUDY IN A PATIENT WITH NURSING PROBLEMS OF SENSORY PERCEPTION DISORDERS: HEARING HALLUCINATIONS AT THE MENTAL POLY/PSYCHIATRY OF Dr. RSUD. R. SOSODORO DJATIKOESOMO BOJONEGORO ABSTRACT Sensory perception disorders are a condition that occurs in a person who experiences changes in the form and amount of stimulation coming from outside, resulting in sensory perception disorders: hallucinations. The purpose of writing this scientific paper is to compare case nursing care for 2 patients with nursing problems with sensory perception disorders: auditory hallucinations at the Psychiatric/Psychiatric Polyclinic at Dr. RSUD. R. Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro. Descriptive research design with a case study approach carried out in May 2024 at the Psychiatric/Psychiatric Polyclinic at Dr. RSUD. R. Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro. Participants in this study were 2 patients with sensory perception disorders: auditory hallucinations. The instrument used is the mental nursing care format. The results of the nursing assessment of patient 1 and patient 2 showed differences in terms of content, frequency of hallucinations, and priority diagnoses. Meanwhile, in patients 1 and 2, similarities were found, namely the predisposing factors for hallucinations due to post-traumatic syndrome. The medical diagnosis in both patients was the same, namely Sensory Perception Disorder: Auditory Hallucinations. Evaluation of SP results (implementation strategy) for patients 1 and 2 has been carried out according to theory. after being given nursing care for 5 days. Keywords: Sensory Perception Disorders: Auditory Hallucinations
STUDI KASUS DENGAN MASALAH HAMBATAN MOBILITAS FISIK PADA PASIEN POST SC DI RUANG OBGYN RSUD Dr. R. SOSODORO DJATIKOESOEMO BOJONEGORO: CASE STUDY WITH PHYSICAL MOBILITY BARRIERS PROBLEMS IN POST SC PATIENTS IN THE OBGYN ROOM OF Dr. Hospital. R. SOSODORO DJATIKOESOEMO BOJONEGORO Awwalia Dinata, Salsabila; Patonah, Siti; Agung Susanti, Dwi
Asuhan Kesehatan : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 15 No. 2 (2024): Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : LPPM STIKES Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Persalinan SC (sectio caesarea) terjadi karena indikasi dari ibu sehingga dilakukan pembedahan pada abdomen untuk mengeluarkan janin dan muncul jahitan luka sehingga ibu mengalami hambatan mobilitas fisik. Penelitian ini bertujuan membandingkan asuhan keperawatan dengan masalah hambatan mobilitas fisik pada klien post SC di ruang Obgyn RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan dengan salah satu kasus sebagai unit yang akan dianalisis yaitu pasien post SC di ruang Obgyn RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Metode pengambilan data dengan wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang. Instrumen pengumpulan data menggunakan format asuhan keperawatan dengan tahap pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi dan evaluasi keperawatan. Hasil studi kasus didapatkan diagnosa keperawatan pada pasien 1 dan 2 yaitu hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan keengganan melakukan pergerakan yang ditandai dengan pasien mengatakan tidak bisa bergerak, kekuatan otot menurun, segala aktivitas dibantu keluarga. Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x8 jam, pasien mampu melakukan mobilisasi secara mandiri. Dari hambatan mobilitas fisik tersebut kita sebagai perawat mengajarkan ambulasi dini kepada dua pasien post sc tersebut agar dapat melakukan ADL (Activity Daily Living) secara mandiri. Kata Kunci : Asuhan keperawatan, Post SC, Mobilitas Fisik CASE STUDY WITH PHYSICAL MOBILITY BARRIERS PROBLEMS IN POST SC PATIENTS IN THE OBGYN ROOM OF Dr. Hospital. R. SOSODORO DJATIKOESOEMO BOJONEGORO ABSTRACT SC birth (sectio caesarea) occurs due to indications from the mother so surgery is carried out on the abdomen to remove the fetus and stitches appear in the wound so that the mother experiences physical mobility problems. This study aims to compare nursing care with the problem of physical mobility barriers in post-SC clients in the post partum room at RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. This research uses a case study method with a nursing care approach with one of the cases as the unit to be analyzed, namely the post-SC patient in the post partum room at Dr. RSUD. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Data collection methods include interviews, physical examination, supporting examinations. The data collection instrument uses a nursing care format with stages of assessment, diagnosis, planning, implementation and nursing evaluation. The results of the case study showed that nursing diagnoses for patient 1 and 2 were physical mobility barriers related to reluctance to move, which was indicated by the patient saying she could not move, decreased muscle strength, all activities were assisted by the family. After 3x8 hours of nursing care, the patients were able to mobilize independently. Due to these physical mobility obstacles, we as nurses taught early ambulation to the two post SC patients so they could carry out ADL (Activity Daily Living) independently. Keywords: Nursing care, Post SC, Physical Mobility