Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita dan Ibu Hamil Terkait Pentingnya Cakupan Imunisasi Terhadap Stunting di Kampung Beting, Kecamatan Koja, Jakarta Utara Nur Afiva; Aqilah Nisrina; Zarra Zuraida Ulya; Adam Aqilah; Sekar Putri Ayuning; Nabila Putri Aulia; Lisnawati Wulandari; Diva Muhammad Alviansyah; Firyal Idzka Azzahra; Siti Rahmah Lubis Hidayatullah
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.5 No.2 (2025) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/nbjmt791

Abstract

Pemberian edukasi merupakan salah satu cara yang dapat membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya imunisasi sebagai upaya pencegahan stunting. Program Gempita (Gerakan Edukasi Masyarakat Pentingnya Imunisasi Terhadap Ancaman Stunting) yang dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita dan ibu hamil mengenai imunisasi dasar lengkap . Pemberian edukasi pada kegiatan GEMPITA menggunakan metode penyuluhan, video edukasi, dan standing banner yang dilakukan evaluasi dengan memberikan pre dan post test kepada ibu balita dan ibu hamil. Skor pengetahuan pre-test dan post-test dianalisis menggunakan uji wilcoxon untuk mengetahui perbedaan antara pengamatan sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Hasil analisis dengan uji wilcoxon dari 30 responden diperoleh nilai P value 0,000 artinya jika dibandingkan dengan α 5% dapat ditarik kesimpulan terdapat perbedaan signifikan rata-rata skor pengetahuan ibu balita sebelum mendapatkan intervensi dengan skor pengetahuan ibu balita setelah mendapatkan intervensi. Sehingga diharapkan ibu balita maupun ibu hamil memahami dan memahami tentang pentingnya melengkapi imunisasi dasar lengkap sedangkan untuk pihak PKM sebaiknya memfasilitasi ibu balita dan ibu hamil dalam memahami pentingnya imunisasi dasar lengkap dan selalu memberikan pengingat kepada ibu tentang jadwal imunisasi.
Gambaran Perilaku Tidak Aman Pekerja Pada Ketinggian Dan Determinannya Wardani, Riastuti Kusuma; Diva Muhammad Alviansyah; Iting Shofwati; Minsarnawati
Journal of Religion and Public Health Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Public Health Study Program, Faculty of Health Science, State Islamic University (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jrph.v7i2.49173

Abstract

The main cause of work accidents due to falls from heights was unsafe behavior. In the Jakarta LRT Project, there were still unsafe behaviors performed by workers at heights such as not use complete PPE, not hooking FBH (Full Body Harness) to lifelines or scaffolding, not follow safety procedures, and smoke while working at heights. This research aimed to describe the unsafe behavior and determinants in the workers at heights in the Jakarta LRT Project Phase 1B Velodrome-Manggarai Zone 2 in 2025. This research used quantitative methods with a cross-sectional design and was conducted from January to May 2025. The sample was workers at heights using random sampling techniques and obtained 73 respondents. Data analysis used descriptive analysis. The research results showed that 72 workers (98.6%) behaved unsafely with the highest percentage of unsafe behavior being 71% of workers had never reported work conditions and hazard and risk findings to supervisors. The description of determinants of unsafe behavior showed that most workers had poor knowledge, did not comply with safety procedures, had never received occupational health and safety training, had poor supervision, rarely received rewards, and rarely received punishment. HSE personnel need to educate workers about the dangers and safe working practices when working at heights and increase supervision to ensure compliance with safety procedures. Management needs to re-conduct training on working at heights and safe use of scaffolding for workers and increase the number of award recipients and strengthen the punishment for workers. Keywords: Unsafe Behavior, Construction, Workers at Heights