Kelebihan berat badan (overweight) dapat memengaruhi sistem muskuloskeletal, terutama ekstremitas bawah, dan berpotensi mengubah sudut Quadriceps angle (Q-Angle) serta menurunkan kemampuan keseimbangan statis tubuh. q-angle yang meningkat dapat menyebabkan ketidakseimbangan distribusi beban pada lutut, sehingga beresiko menimbulkan gangguan keseimbangan statis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Q-Angle Lutut terhadap Keseimbangan Statis pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi dengan Indeks Massa Tubuh Overweight. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Pengambilan sampel menggunnakan teknik purposive sampling dengan total 40 sampel. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelomok IMT normalĀ dan IMT overweight. Pengukuran q-angle dilakukan menggunakan goniometer dan pengukuran keseimbangan statis menggunakan metode Standing Stork Test. Analisis data menggunakan software SPSS versi 31 meliputi Uji Independen T-Test, Mann-Whitney, dan Uji korelasi menggunakan Korelasi Pearson. Adanya perbedaan signifikan antara rerata Q-Angle lutut kanan dan kiri pada kelompok IMT Normal dan Overweight (p<0,001). Adanya perbedaan signifikan antara rerata keseimbangan statis kiri dan kanan pada kelompok IMT Normal dan Overweight (p<0,001). Uji korelasi pearson pada kelompok IMT Overweight menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat antara Q-Angle dan Keseimbangan Statis (r = -0,648 kanan; r = -0,611 kiri; p<0,005). Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara q-angle lutut dan keseimbangan statis pada mahasiswa dengan IMT Overweight. Hubungan negatif ini menandakan semakin besar sudut Q-Angle, maka semakin rendah kemampuan keseimbangan statis pada mahasiswa fakultas kedokteran tahun 2024 Universitas Sam Ratulangi.