Mortalitas yang tinggi akibat kanker servik disebabkan karena kurangnya pencegahan, vaksin HPV merupakan cara pencegahan awal untuk mencegah kanker servik pada perempuan. Namun dalam implementasinya menghadapi banyak halangan, dari biaya vaksin, penerimaan, kurangnya kesadaran dan pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan pengaruh dari pendidikan kesehatan dalam motivasinya terhadap vaksinasi HPV pada wanita usia subur di RS Mitra Medika. Penelitian ini menggunakan desain penelitian preeksperimental design dengan desain pengelompokan grup pre test dan post test. Populasi dari penelitian ini ada 135 responden. Sampling menggunakan teknik purposive random sampling, responden (kelompok yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi). Responden diberikan kuesioner lalu di Analisa, kemudian responden di beri pendidikan Kesehatan kemudian di Analisa ulang adakah pengaruh pendidikan Kesehatan terhadap motivasi vaksin HPV. Instrumen yang digunakan untuk mengukur motivasi menggunakan kuisioner. Data dianalisa menggunakan Wilcoxon dan Mann Whitney test dengan berpasangan. Uji yang digunakan untuk menguji ada tidaknya perbedaan rata-rata antara nilai pretest dan posttest, hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan motivasi vaksin HPV sebelum dan sesudah diberi pendidikan kesehatan dengan p-value (0,285) lebih besar daripada p- ?(0,005) (p>?), tidak ada perbedaan motivasi untuk vaksin HPV setelah pendidikan kesehatan dengan p-value (p>?). Kesimpulan: pendidikan Kesehatan dengan leaflet tidak efektif untuk meningkatkan motivasi wanita usia subur terhadap vaksinasi Human Pappilomavirus(HPV).