Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Citrus Watch: Edukasi Petani dan Penerapan Pengendalian Terpadu terhadap Hama dan Penyakit Tanaman Jeruk di Sentra Hortikultura Rejang Lebong, Bengkulu Sariasih, Yenny; Ginting, Sempurna; Alimansyah; Ivana Maharani Putri; Rofen Diantara; Deka Apriyadi
Jurnal PADAMU NEGERI (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Eksakta) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/padamunegeri.v6i2.1899

Abstract

Penurunan produksi jeruk di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, dalam beberapa tahun terakhir disebabkan oleh meningkatnya serangan hama dan penyakit, terutama hama lalat buah dan penyakit Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD) atau Huanglongbing (HLB). Program pengabdian masyarakat bertajuk “Citrus Watch” dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Bengkulu bekerja sama dengan petani mitra “Pemuda Rukun” yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam mengenali dan mengendalikan hama serta penyakit jeruk secara terpadu. Kegiatan dilakukan melalui edukasi, dengan membagikan buku saku tentang hama dan penyakit tanaman jeruk dan pengendaliannya, pemasangan yellow trap untuk memantau populasi vektor penyakit, serta penggunaan perangkap lalat buah di enam kebun petani mitra di Desa Sumber Urip dan Karang Jaya. Program juga mencakup penanaman 100 bibit jeruk sehat, penggunaan pupuk hayati, serta pelatihan monitoring populasi hama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya penurunan populasi hama dan peningkatan kesadaran petani terhadap penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Kegiatan ini diharapkan berkontribusi pada keberlanjutan pertanian jeruk di Rejang Lebong dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Kata kunci:edukasi, hama, jeruk, penyakit, PHT
Komunikasi Publik Dalam Pengawasan Peraturan Walikota Lubuk Linggau Nomor 38 Tahun 2021: Analisis Perspektif Masyarakat terhadap Implementasi Penerimaan Peserta Didik Baru Ade Putra, Rizki; Alimansyah
Jurnal Khabar: Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Desember
Publisher : STAI Bumi Silampari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37092/khabar.v7i2.1356

Abstract

This study analyzes public communication in the supervision of the Mayor of Lubuk LinggauRegulation No. 38 of 2021 concerning the Admission of New Students (PPDB) at the kindergarten, elementary, and junior high school levels, from the perspective of the community as policy beneficiaries. Effective public communication is a key factor in the success of educational policy oversight; however, its implementation in Lubuk Linggau City still faces various challenges. This quantitative descriptive research employs Dunn’s (2003) policy evaluation framework, which includes five dimensions: effectiveness, efficiency, adequacy, equity, and responsiveness. Data were collected through a survey of 39 respondents who participated in DPRD supervisory activities, selected purposively from a total of 100 participants. The results indicate that public communication in PPDB supervision falls under the “fairly implemented” category, with a grand mean score of 2.021. The efficiency dimension received the highest score (mean 1.692), while the responsiveness dimension received the lowest (mean 2.205), indicating weak two-way communication mechanisms between policymakers and the public. These findings highlight the importance of strengthening public communication strategies in the supervision of education policies to enhance transparency, accountability, and community participation in local education governance.