Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengolahan Produk Berbahan Dasar Buah Pepaya Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pedesaan Di Desa Pulau Pule Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan Sinaga, Riny Viri Insy; Lubis, Porkas Sojuangon; Abdullah, Ujang; Wardani, Widia; Syahfitri, Dini; Qohar, Fansuri Fadil
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Vol. 3 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35126/jpmi.v3i1.562

Abstract

Pulau Pule Village in Asahan Regency has abundant papaya agricultural potential, yet its utilization remains limited to selling fresh fruit with low economic value. The main problems faced by the community are the lack of post-harvest processing skills and low digital marketing literacy. This community service activity aims to empower the village economy, specifically for the PKK and POKDARWIS groups, through the diversification of processed papaya products. The method used is Asset Based Community Development (ABCD) with a Community Based Research (CBR) approach. The stages of service include four key steps: Discovery (identifying potential), Dream (formulating visions), Design (technical training on processing and packaging), and Deliver (marketing implementation and business group formation). The results of the activity show a significant increase in the knowledge and skills of partners in processing papayas into creative products such as papaya floss, dried sweets, and papaya leaf chips. Furthermore, the formation of a community of processed papaya product traders has become a forum for collective economic strengthening. Marketing assistance through marketplaces and social media has also increased the product's reach beyond the village area. The conclusion of this service is that optimizing local potential through a touch of culinary innovation and strengthening community institutions is capable of transforming the rural economic structure toward independence. This program is expected to be sustainable and serve as a model for village potential-based empowerment in Air Batu District.
ANALISIS EFEKTIVITAS PROGRAM PKK DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DI DESA BANDAR KHALIPAH KECAMATAN PERCUT SEI TUAN Marika, Elsya; Sinaga, Riny Viri Insy; Zulaili, Zulaili
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Program PKK merupakan inisiatif nasional yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan penguatan peran keluarga melalui berbagai kegiatan, seperti pelatihan keterampilan, pendidikan nonformal, penyuluhan kesehatan, dan pengembangan usaha ekonomi produktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari 26 kader PKK yang tersebar di 17 dusun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar program PKK telah terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam aspek ekonomi, pendidikan, dan kesehatan keluarga. Beberapa program seperti pendidikan anak usia dini, pelatihan keterampilan, kegiatan keagamaan, serta pemberdayaan usaha kecil dan rumah tangga terbukti mendorong partisipasi aktif masyarakat. Namun, masih terdapat tantangan dalam hal keterbatasan pendanaan, minimnya pembentukan koperasi, dan kurangnya intensitas pelatihan kewirausahaan. Oleh karena itu, penguatan strategi program, dukungan regulasi pemerintah, serta pendekatan berbasis koperasi syariah diusulkan sebagai solusi untuk meningkatkan efektivitas jangka panjang. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam perumusan kebijakan pemberdayaan berbasis komunitas di wilayah pedesaan.
ANALISIS EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBINAAN USAHA KECIL DAN MENENGAH DALAM PENINGKATAN EKONOMI LOKAL DI DESA CEMPEDAK LOBANG KECAMATAN SEI RAMPAH KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Prasetiyo, Aldi; Sinaga, Riny Viri Insy; Suriana, Suriana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program pembinaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam peningkatan ekonomi lokal di Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai. Latar belakang penelitian ini didasari oleh peran strategis UKM dalam pembangunan ekonomi, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki potensi besar namun belum tergarap optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaku UKM, aparatur desa, dan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan UKM telah dilaksanakan secara terpadu dan menyeluruh, mencakup pelatihan teknis dan manajerial, pendampingan usaha, fasilitasi permodalan melalui KUR dan koperasi desa, serta penerapan digital marketing yang memberikan kontribusi sebesar 21,5% terhadap keberlanjutan usaha. Selain itu, penguatan kelembagaan desa seperti BUMDes dan kelompok usaha bersama turut mendorong kemandirian ekonomi lokal. Studi kasus UD Ziad menunjukkan bahwa pengolahan ubi kayu menjadi tepung tapioka mampu meningkatkan nilai tambah dan pendapatan masyarakat secara signifikan. Program ini dinilai efektif karena didukung oleh sinergi antar organisasi, kondisi sosial-politik yang stabil, serta pemanfaatan potensi lokal. Namun, tantangan seperti keterbatasan literasi digital, akses pasar, dan diversifikasi produk masih perlu diatasi. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi digital, diversifikasi produk berbasis lokal, serta monitoring dan evaluasi program secara berkala untuk memperkuat keberlanjutan ekonomi desa.