Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Hukum Islam Terhadap Praktik Akad Jual Beli Dengan Pembayaran Tertunda Di Warung Warung Banjar Jainuddin, Akhmad
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v4i1.1617

Abstract

Praktik jual beli di warung-warung makan tradisional Banjarmasin memiliki keunikan dalam pelaksanaan akadnya, yaitu konsumen makan terlebih dahulu kemudian membayar diakhir tanpa ada ijab qabul eksplisit di awal transaksi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan praktik tersebut, menggali pandangan tokoh agama dan ulama setempat, serta menganalisisnya dalam perspektif fikih muamalah. Penelitian ini menggunakan metode lapangaan dengan pendekatan sosiologi hukum Islam. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pemilik warung, serta salah satu tokoh agama di Banjarmasin, sedangkan data sekunder bersumber dari kitab fikih dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan praktik ini telah berlangsung turun-temurun dan diterima Masyarakat sebagai kebiasaan (‘urf). Tokoh agama memandang praktik ini sah berdasarkan konsep mu’athah (jual beli dengan perbuatan), ‘urf shahih, dan prinsip taradhi (saling rela). Analisis fikih mengonfirmasi keabsahan praktik ini karena memenuhi rukun jual beli, didukung oleh pendapat Imam Malik tentang mu’athah, dan sesuai dengan kaidah “al-’adatu muhakkamah” (adat dapat dijadikan hukum). Penelitian ini menyimpulkan bahwa fleksibilitas hukum Islam memungkinkan praktik lokal yang baik tetap sah selama tidak bertentangan dengan prinsip syariah.