Pendahuluan: Pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan hal yang penting untuk diperhatikan, terutama pada masa awal kehidupan disaat otak anak mengalami pertumbuhan yang pesat. Pertumbuhan otak ini diikuti dengan perkembangan kemampuan dasar pada anak. Gangguan perkembangan pada masa ini akan menyebabkan keterlambatan perkembangan pada tahapan berikutnya di antaranya adalah perkembangan motorik kasar dan perkembangan bicara dan bahasa. Gangguan perkembangan anak usia dini pada area perkembangan motorik kasar dapat memengaruhi perkembangan bicara dan bahasa pada anak karena dapat membatasi interaksi anak dengan lingkungannya. Beberapa literatur yang telah membahas faktor-faktor mengenai hubungan perkembangan motorik kasar terhadap bicara dan bahasa pada anak, tetapi belum banyak penelitian yang membahas hubungan perkembangan motorik kasar terhadap bicara dan bahasa. Metode: Penelitian ini merupakan studi potong lintang dengan jumlah sampel 103 pasien anak dengan umur 1-6 tahun yang melakukan pemeriksaan di Klinik Tumbuh Kembang CMC Learning Tree selama tahun 2021-2023. Data diambil dari rekam medis yang diambil oleh Klinik CMC Learning Tree dengan kriteria eksklusi anak yang mengalami kecacatan baik bawaan ataupun didapat, anak mengalami sindrom, dan anak mengalami masalah pendengaran. Analisis data menggunakan uji bivariat Chi-square diikuti dengan uji analisis regresi logistik. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat perkembangan motorik kasar dan tingkat perkembangan bicara dan bahasa (p=0,000) dengan OR sebesar 8,250 (95% CI = 2,861 – 23,788). Simpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat perkembangan motorik kasar dan tingkat perkembangan bicara dan bahasa pada anak usia 1-6 tahun yang melakukan pemeriksaan di Klinik CMC Learning Tree.