Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALSIS EFISIENSI BIAYA BAHAN BANGUNAN ANTAR SUPPLIER DENGAN METODE DEMAND-SUPPLY Potalangi, Jessen; Sompie, Bonny F.; Sibi, Mochtar
JURNAL SIPIL STATIK Vol 3, No 10 (2015): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan proyek konstruksi seringkali didapati temuan dimana fakta biaya lebih besar dari rencana biaya. Pelaksana proyek harus memiliki kemampuan untuk mendeteksi kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi, apakah pekerjaan bisa mencapai target atau malah mengalami penyimpangan. Cara untuk mengatasi permasalahan tersebut yakni dengan menghitung efisiensi biaya pelaksanaan proyek tersebut. Efisiensi biaya merupakan salah satu unsur utama dalam menentukan penghematan pelaksanaan suatu proyek. Material konstruksi meliputi seluruh bahan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan bagian pekerjaan dalam satu kesatuan pekerjaan pada suatu proses konstruksi. Bahan/material bangunan biasanya disediakan oleh usaha-usaha penyedia bahan bangunan, baik usaha perorangan maupun badan usaha. Metode demand-supply digunakan pada setiap transaksi yang pasti terdapat suatu demand (kebutuhan), supply (ketersediaan), harga dan kuantitas  akan suatu barang/jasa yang saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya. demand dan supply akan saling bertemu dan akan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas. Metode Demand-Supply dilakukan terhadap kebutuhan bahan/material pasir, kerikil, semen dan besi (ϕ8, ϕ10, ϕ16) di proyek tiga lantai Ruko Kawan Baru Bethesda di jalan bethesda No.20 Manado. sedangkan harga satuan dan stok bahan diambil data terhadap masing-masing supplier material di kota Manado & sekitarnya. Untuk menunjukan penggunaan metode ini perencanaan biaya efektif pada proses pendistribusian bahan diaplikasikan pada perbandingan harga supplier material. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan maka didapat beberapa kesimpulan, yaitu dari hasil 3 perbandingan data harga dari tiap-tiap bahan sehingga supplier yang bisa dapat mengefisiensikan harga bahan dengan pengaplikasian metode ini adalah sebagai berikut : Pasir oleh Material Stadion sebesar Rp. 61.686.850, Kerikil oleh PT. Cahya Gelora sebesar Rp. 62.722.800, Semen PT. Duta Logam Jaya sebesar Rp. 219.952.150, Besi oleh PT. Awijaya Kombos Indah sebesar  Rp. 1.714.500 untuk  besi ϕ8 mm, Rp. 111.191.250 untuk besi ϕ10 mm, & Rp. 91.292.500 untuk besi ϕ16 mm. Kata Kunci : Efisiensi, Supplier, Material, Demand, Supply.
ANALISIS KERUNTUHAN GEDUNG BERTINGKAT AKIBAT BEBAN GEMPA DAN BEBAN ANGIN DENGAN METODE PUSHOVER Potalangi, Jessen G.; Manalip, Hieryco; Wallah, Steenie E.
JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING Vol 10, No 1 (2020): JURNAL ILMIAH MEDIA ENGINEERING
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan perilaku beban gempa dan beban angin merupakan permasalahan yang harus diperhatikan dalam perencanaan gedung bertingkat sehingga analisis dinamis diperlukan dengan mempertimbangkan bentuk dan lokasi struktur. Indikasi keruntuhan elemen dapat terjadi seiring bertambahnya beban lateral. Analisis Pushover merupakan analisis perilaku keruntuhan struktur dimana beban ditingkatkan bertahap sampai melampaui kapasitas maksimum.Pada penelitian ini dilakukan pemodelan struktur gedung 12 lantai (Gedung Fakultas Hukum Unsrat Manado) dengan berdasarkan gambar dan detail struktur dengan Kategori gedung SRPMK. Analisis didasarkan pada data uji tanah lokasi tinjauan (SPT) mengacu pada SNI 1726:2012 dan peta angin wilayah Indonesia yang mengacu pada HB212-2002 Asian-Pasific Region. Metode pushover dioperasikan lewat software ETABS nonlinear version 9.7.4 yang menganalisis beban struktur akibat gempa, angin maupun kombinasi keduanya.Hasil penelitian menunjukkan kapasitas, kinerja, dan keefektifan beban lateral struktur gedung bertingkat. Keseluruhan analisis digambarkan dengan mekanisme pushover berupa kemampuan maksimal struktur sampai keruntuhan, sendi plastis kritis, besar displacement-drift dan respon struktur.Berdasarkan penelitian diperoleh nilai gaya geser dan displacement terbesar yaitu akibat beban gempa (18397,877 KN; 0,584 m), beban angin (2332,929 KN; 0,037 m), dan beban kombinasi gempa-angin (16511,850 KN; 0,587 m). Struktur lebih efektif memikul beban gempa daripada beban kombinasi gempa-angin atau beban angin. Kontribusi Beban angin tidak terlalu signifikan sehingga akibat beban angin termasuk tidak efektif. Secara keseluruhan kinerja struktur pada penelitian ini masih dalam tingkat Immediate occupancy namun baik akibat beban gempa dan kombinasi gempa-angin mempunyai potensi keruntuhan struktur pada lantai 2 dan 3 sementara beban angin tidak.  Kata Kunci:, Pushover, Gempa, Angin, Kombinasi, Kapasitas, Keruntuhan, Kinerja
Kualitas Air Sungai Di Sulawesi Utara: Systematic Literature Review Ditinjau Dari Parameter Fisika, Kimia Dan Biologi Wijaya, Yosia N.; Potalangi, Jessen G.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.60641

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menilai kualitas air sungai di Sulawesi Utara dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Studi ini mengevaluasi parameter fisika, kimia, dan biologi dari berbagai penelitian selama sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian mengungkapkan bahwa kualitas air sungai di daerah ini mengalami penurunan akibat aktivitas manusia, seperti pembuangan limbah domestik, pertanian, dan industri. Dari aspek fisika, sebagian besar sungai masih memenuhi standar kualitas air Kelas III sesuai PP No. 22 Tahun 2021, meskipun beberapa sungai memiliki tingkat kekeruhan yang tinggi akibat sedimentasi dan aktivitas pertambangan. Dari aspek kimia, kadar BOD dan COD di beberapa sungai melebihi batas yang ditentukan, serta adanya kandungan logam berat seperti Pb dan Zn yang membahayakan ekosistem perairan. Dari aspek biologi, tingginya jumlah Total Coliform dan Fecal Coliform menunjukkan adanya pencemaran mikrobiologis yang serius. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan air yang lebih ketat, peningkatan kesadaran masyarakat, serta penerapan teknologi ramah lingkungan guna menjaga kelestarian sumber daya air. Kata kunci: kualitas air sungai, Sulawesi Utara, pencemaran, parameter fisika-kimia-biologi, pengelolaan lingkungan
PENILAIAN KERENTANAN INTRINSIK AIRTANAH TERHADAP PENCEMARAN DENGAN METODE SINTACS DI KOTA MANADO Fitri Ramadhani, Nur; Marcellino Oroh, Ficky; Granbey Potalangi, Jessen; Elroi Pandelaki, Claudio; Dany Mufid Farera, Muhammad; Novena Pangalila, Laura
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v5i6.11758

Abstract

Air tanah merupakan salah satu sumber air utama bagi masyarakat di Kota Manado, sehingga informasi mengenai tingkat kerentanannya terhadap pencemaran diperlukan untuk mendukung pengelolaan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan airtanah di Kota Manado menggunakan metode SINTACS. Metode ini menerapkan tujuh parameter hidrogeologi yang kemudian diberikan nilai, bobot, dan skor dengan analisis spasial overlay untuk memperoleh indeks kerentanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah Kota Manado didominasi oleh kelas kerentanan sedang (69,04%), kelas kerentanan rendah mencakup 27,62%, sedangkan kelas kerentanan tinggi hanya mencakup 3,34% dan umumnya berada di wilayah pesisir dan dataran rendah. Faktor yang paling berpengaruh adalah muka airtanah dangkal, laju infiltrasi tinggi, media akuifer permeabel, nilai konduktivitas hidrolik besar, serta topografi datar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa area di Kota Manado berpotensi mengalami pencemaran airtanah sehingga memerlukan prioritas dalam perencanaan pengelolaan sumber daya air dan mitigasi lingkungan.
PENGARUH BEBAN GEMPA TERHADAP RESPON STRUKTUR GEDUNG TUA TERBENGKALAI (STUDI KASUS: GEDUNG KLABAT PLAZA MANADO) Potalangi, Jessen Granbey; Oroh, Ficky Marcellino; Ramadhani, Nur Fitri
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 31 No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v31i1.5904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh beban gempa berdasarkan zonasi terbaru terhadap respons struktur Gedung Klabat Plaza Manado, yaitu sebuah bangunan tua yang telah lama terbengkalai dan berada pada wilayah dengan tingkat aktivitas seismik tinggi. Kajian dilakukan melalui investigasi lapangan meliputi pengumpulan data kondisi fisik bangunan, pengujian mutu beton menggunakan rebound hammer, pengujian kuat leleh tulangan baja melalui metode Leeb Hardness Test, serta pemindaian tulangan untuk mengidentifikasi konfigurasi aktual elemen struktural. Selanjutnya, pemodelan struktur dilakukan menggunakan SAP2000 v.26 dengan mengadopsi parameter beban gempa sesuai SNI 1726:2019 melalui analisis respons spektrum dan analisis nonlinier pushover. Hasil analisis respons spektrum menunjukkan bahwa simpangan maksimum pada kedua arah masih memenuhi batas interstorey drift yang disyaratkan standar, sehingga secara elastis struktur masih memiliki kekakuan lateral yang cukup. Namun, hasil analisis pushover mengungkap bahwa struktur berada pada level kinerja Damage Control, dengan beberapa kolom lantai dasar melampaui batas Collapse Prevention (CP). Kondisi ini menunjukkan bahwa struktur rentan mengalami mekanisme strong beam–weak column yang berbahaya pada saat terjadi gempa besar. Elemen kritis terutama ditemukan pada kolom dasar, balok kantilever, dan balok nonprismatis yang mengalami konsentrasi gaya dalam signifikan. Secara keseluruhan, gedung masih dapat dipertahankan apabila dilakukan perkuatan yang tepat, khususnya pada elemen kolom dasar dan sistem penahan gaya lateral. Penelitian ini memberikan dasar teknis penting bagi upaya rehabilitasi bangunan tua serta pengambilan keputusan pengelolaan aset bangunan di kawasan rawan gempa.
PENGARUH BEBAN GEMPA TERHADAP RESPON STRUKTUR GEDUNG TUA TERBENGKALAI (STUDI KASUS: GEDUNG KLABAT PLAZA MANADO) Potalangi, Jessen Granbey; Oroh, Ficky Marcellino; Ramadhani, Nur Fitri
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 31 No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v31i1.5904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh beban gempa berdasarkan zonasi terbaru terhadap respons struktur Gedung Klabat Plaza Manado, yaitu sebuah bangunan tua yang telah lama terbengkalai dan berada pada wilayah dengan tingkat aktivitas seismik tinggi. Kajian dilakukan melalui investigasi lapangan meliputi pengumpulan data kondisi fisik bangunan, pengujian mutu beton menggunakan rebound hammer, pengujian kuat leleh tulangan baja melalui metode Leeb Hardness Test, serta pemindaian tulangan untuk mengidentifikasi konfigurasi aktual elemen struktural. Selanjutnya, pemodelan struktur dilakukan menggunakan SAP2000 v.26 dengan mengadopsi parameter beban gempa sesuai SNI 1726:2019 melalui analisis respons spektrum dan analisis nonlinier pushover. Hasil analisis respons spektrum menunjukkan bahwa simpangan maksimum pada kedua arah masih memenuhi batas interstorey drift yang disyaratkan standar, sehingga secara elastis struktur masih memiliki kekakuan lateral yang cukup. Namun, hasil analisis pushover mengungkap bahwa struktur berada pada level kinerja Damage Control, dengan beberapa kolom lantai dasar melampaui batas Collapse Prevention (CP). Kondisi ini menunjukkan bahwa struktur rentan mengalami mekanisme strong beam–weak column yang berbahaya pada saat terjadi gempa besar. Elemen kritis terutama ditemukan pada kolom dasar, balok kantilever, dan balok nonprismatis yang mengalami konsentrasi gaya dalam signifikan. Secara keseluruhan, gedung masih dapat dipertahankan apabila dilakukan perkuatan yang tepat, khususnya pada elemen kolom dasar dan sistem penahan gaya lateral. Penelitian ini memberikan dasar teknis penting bagi upaya rehabilitasi bangunan tua serta pengambilan keputusan pengelolaan aset bangunan di kawasan rawan gempa.