Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu chiller penyimpanan bahan makanan terhadap kualitas produk di kitchen Melati Hotel Tugu Malang. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya pengelolaan suhu penyimpanan yang optimal untuk menjaga mutu bahan makanan yang digunakan dalam proses produksi makanan hotel. Suhu chiller yang tidak sesuai dapat menyebabkan penurunan kualitas seperti perubahan tekstur, aroma, rasa, dan bentuk produk, serta menurunkan tingkat keamanan pangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dan observasi langsung terhadap suhu chiller serta kualitas produk makanan. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh staf kitchen Melati Hotel Tugu Malang yang berjumlah 29 responden, dengan teknik sampling jenuh. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara suhu chiller dengan kualitas produk, dengan nilai korelasi Pearson sebesar 0,683 dan signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin stabil dan sesuai suhu chiller, maka semakin baik pula kualitas produk makanan yang dihasilkan.Kesimpulan dari penelitian ini adalah suhu chiller memiliki pengaruh yang kuat terhadap kualitas produk makanan. Oleh karena itu, pengawasan suhu penyimpanan bahan makanan harus menjadi perhatian utama dalam pengelolaan kitchen hotel untuk menjaga mutu dan keamanan produk.