Pelayanan publik di tingkat kelurahan sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam aspek komunikasi layanan kepada masyarakat. Aparatur kelurahan berperan sebagai ujung tombak pelayanan publik yang dituntut memiliki kemampuan komunikasi yang tidak hanya efektif, tetapi juga empatik dan humanis. Namun demikian, masih ditemukan pola komunikasi aparatur yang bersifat formal dan kaku, sehingga interaksi dengan masyarakat belum sepenuhnya mencerminkan pelayanan yang ramah dan responsif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat peran SDM aparatur Kelurahan Kedaung, Kecamatan Sawangan, Kota Depok melalui peningkatan pemahaman, kesadaran, dan keterampilan komunikasi layanan yang humanis. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan selama tiga hari dengan pendekatan partisipatif dan interaktif yang meliputi penyuluhan, pelatihan, simulasi, serta evaluasi. Materi kegiatan mencakup konsep komunikasi empatik, etika pelayanan publik, teknik komunikasi efektif, serta strategi menghadapi karakter masyarakat yang beragam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman aparatur terhadap pentingnya komunikasi humanis serta perubahan sikap dalam pola komunikasi yang lebih ramah, terbuka, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya pelayanan publik yang profesional, efektif, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.