Muhammad Royhan Daulay
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VIII di SMPN 1 Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan Nur Adinda Siregar; Muhammad Royhan Daulay
SURAU : Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/surau.v3i2.10018

Abstract

Indonesia is a country characterized by religious, ethnic, and cultural diversity, which constitutes a strategic asset in national and civic life. However, such diversity may also pose challenges to maintaining national unity if it is not properly managed. Therefore, instilling the values of religious moderation from an early age, particularly through educational settings, is essential. This study aims to examine the values of religious moderation in Islamic Religious Education (IRE) learning and to analyze their implementation among eighth-grade students at SMP Negeri 1 Batang Angkola, South Tapanuli Regency. This research employs a qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that the values of religious moderation have been implemented in Islamic Religious Education learning; however, the implementation has not been optimal or fully integrated. Islamic Religious Education teachers still face limitations in systematically internalizing these values within the learning process. The identified values of religious moderation include openness, simplicity, tolerance, justice, as well as unity and brotherhood. These findings highlight the need to strengthen the planning of Islamic Religious Education learning based on religious moderation in order to foster inclusive, tolerant, and socially ethical attitudes among students.  
Teologi Islam (Ilmu Kalam): Sejarah Perkembangan, Aliran Pemikiran, dan Relevansinya dalam Kehidupan Modern Lubis, Laila Alfi Sahri; Selly Syah Lestari; Muhammad Royhan Daulay
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qz.v2i2.675

Abstract

Artikel ini membahas perkembangan dan dinamika teologi Islam atau Ilmu Kalam sebagai cabang ilmu yang berupaya memahami, menjelaskan, dan mempertahankan akidah Islam melalui pendekatan rasional dan filosofis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, menelaah berbagai literatur klasik dan kontemporer terkait sejarah munculnya teologi Islam dan aliran-aliran yang berkembang di dalamnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa teologi Islam lahir pasca peristiwa politik pada masa Khulafaurrasyidin yang memunculkan perdebatan mengenai iman, dosa besar, dan kehendak manusia. Dari dinamika tersebut, lahir berbagai aliran seperti Khawarij, Murji’ah, Qadariyah, Jabariyah, Mu’tazilah, Syi’ah, dan Ahlus Sunnah wal Jama‘ah dengan karakteristik dan pandangan teologis masing-masing. Teologi Islam berperan penting dalam menjaga kemurnian akidah, memperkuat keimanan, serta menegakkan rasionalitas dalam memahami hubungan antara Tuhan dan manusia.