p-Index From 2021 - 2026
0.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Gema Wiralodra Illea
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Effect of Providing Animated Video Education on Premarital Knowledge About Stunting Prevention Katarina, Yusran; Rahman, Hardianti; Andriwati, Andi Bau
Gema Wiralodra Vol. 16 No. 2 (2025): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v16i2.847

Abstract

According to The South Sulawesi Provincial Health Office reported that the stunting rate decreased from 27.3% in 2023 to 23.3% in 2024. The target for reducing stunting in South Sulawesi Province is 6.1% in 2045. The government's target is to reduce the national stunting rate to 18.8% in 2025, 14.2% in 2029, and 5% in 2045, which means it has not yet reached the target.StuntingStunting is a condition of stunting in toddlers due to chronic malnutrition, resulting in the child being too short for their age. The period from 0-24 months of age is a crucial period for a child's quality of life, and is therefore often referred to as the golden period. Prospective brides and grooms are also prospective parents, so providing education on stunting prevention through animated videos is crucial. This type of research is...Cross Sectional .Study Cross Sectional with designpost test design with a population of 105 people and a sample of 51 people. The results of the study showed that the mean value before and after treatment decreased, wherepre testis 2.25 while the valuepost testis 1.27 reinforced with the Sig. value. (2-tailed) of 0.000, which indicates that there is an influence of providing animated videos about preventing stunting on the knowledge of prospective brides and grooms about preventing stunting.
Evaluasi Implementasi Program Kesehatan Ibu dan Anak Dalam Meningkatkan Akses Layanan Kesehatan di Daerah Tertinggal di Indonesia Katarina, Yusran; Rahman, Hardianti
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol.2, No.1: Februari 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/illea.v2i1.4710

Abstract

Tinjauan ini mengkaji evaluasi implementasi Program Kesehatan Ibu dan Anak dalam meningkatkan akses layanan kesehatan di daerah tertinggal di Indonesia. Tujuan utama adalah untuk mengevaluasi efektivitas program, pendekatan benchmark dalam akses perawatan kesehatan, mengidentifikasi intervensi yang sensitif budaya, serta menganalisis tantangan infrastruktur dan sumber daya manusia. Analisis dilakukan terhadap penelitian kualitatif, kuantitatif, dan campuran di daerah pedesaan, perbatasan, dan 3T, dengan fokus pada hasil program, keterlibatan masyarakat, aksesibilitas, kapasitas tenaga kerja, dan dampak inovasi. Temuan menunjukkan bahwa intervensi berbasis masyarakat dan disesuaikan secara budaya secara signifikan meningkatkan pemanfaatan layanan dan hasil kesehatan, meskipun kekurangan infrastruktur dan tenaga kerja menjadi kendala utama. Strategi inovatif, seperti klinik bergerak, rumah tunggu bersalin, dan teknologi digital, menunjukkan potensi tetapi menghadapi tantangan keberlanjutan dan skalabilitas akibat kesenjangan kebijakan dan keterbatasan sumber daya. Pendekatan multisektoral yang terintegrasi dan pendekatan lokal yang disesuaikan meningkatkan efektivitas program, namun memerlukan pemantauan lebih intensif dan dukungan jangka panjang. Hasil ini menekankan perlunya strategi komprehensif yang konteks-spesifik untuk mengatasi hambatan sisi penawaran dan permintaan guna mengurangi kematian ibu dan bayi di daerah-daerah kurang terlayani. Tinjauan ini memberikan wawasan kepada pembuat kebijakan dan praktisi tentang praktik terbaik serta area intervensi yang perlu difokuskan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan ibu dan anak di wilayah terpencil.
Tingkat Pengetahuan Remaja terhadap Penyakit Menular Seksual di Sekolah Menengah Pertama Rahman, Hardianti; Andriwati, Andi Bau; Katarina, Yusran
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol.2, No.1: Februari 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/illea.v2i1.4712

Abstract

Penyakit Menular Seksual (PMS) menjadi salah satu masalah kesehatan yang serius di kalangan remaja. Pengetahuan yang baik mengenai PMS sangat penting untuk mencegah penyebaran dan dampak buruk dari penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja tentang PMS dan hubungannya dengan kejadian PMS di SMP Negeri 2 Pinrang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analitik. Sampel penelitian terdiri dari 200 siswa yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68% responden memiliki pengetahuan yang kurang baik tentang PMS, sementara 32% memiliki pengetahuan yang baik. Di sisi lain, 56% responden memiliki sikap yang kurang baik terhadap pencegahan PMS. Pengetahuan dan sikap remaja berhubungan signifikan dengan kejadian PMS, dengan nilai p < 0,05. Remaja dengan pengetahuan kurang baik dan sikap kurang baik memiliki risiko lebih besar untuk mengalami PMS. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan reproduksi yang lebih intensif sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja mengenai PMS.
Edukasi Pencegahan Diare melalui perilaku Hand Wash Pada Anak Sekolah Dasar di Kabupaten Pinrang Andi Bau Andriwati; Rahman, Hardianti; Katarina, Yusran
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol.2, No.1: Februari 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/illea.v2i1.4713

Abstract

Penyakit diare pada anak sekolah dasar masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya kebiasaan mencuci tangan dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengedukasi anak-anak di SDN Kabupaten Pinrang mengenai pentingnya perilaku cuci tangan sebagai upaya pencegahan diare. Metode yang digunakan adalah pemberian penyuluhan tentang pencegahan diare, diikuti dengan demonstrasi cara mencuci tangan yang benar, serta evaluasi dengan kuesioner pra-tes dan pasca-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penyuluhan, terjadi peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan siswa tentang pencegahan diare, serta kebiasaan mencuci tangan sebelum makan. Secara statistik, uji parametrik menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan siswa (p-value < 0.01). Kesimpulannya, penyuluhan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kebiasaan cuci tangan siswa, yang diharapkan dapat berkontribusi pada pengurangan kejadian diare di kalangan anak-anak sekolah dasar.