Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Kelayakan Teknis dan Finansial Usaha Keripik Ubi “Mbok Wo” sebagai Model Pengembangan UMKM Berbasis Pangan Lokal Hidayat, Arif; Rucita, Andan Linggar; Laeliocattleya, Rosalina Ariesta; Nugroho, Tri Wahyu; Ziauddin Ulya, Muhammad; Dewanti, Beauty Suestining Diyah; Morita Ikasari, Dhita; Al Ghifari, Ibrahim; Rahma Putri, Callista Ammara; Rahmawati, Jurdannia; Fithri Urbaningrum, Dini; Purnama Aziz, Rusydian; Kamilia, Inas
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v10i3.7707

Abstract

Pengembangan UMKM berbasis pangan lokal merupakan strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan. Salah satu contohnya adalah usaha keripik ubi Oemah Pawon Mbok Wo di Dusun Mardiasri, Desa Jururejo, Kecamatan Ngawi, yang masih menghadapi kendala teknis dan finansial. Penelitian ini dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, serta analisis biaya dan penerimaan dengan menggunakan instrumen pembukuan arus kas dan perhitungan indikator finansial. Hasil analisis teknis menunjukkan usaha dinyatakan layak karena didukung lokasi yang dekat dengan sentra ubi, ketersediaan bahan baku yang stabil, penggunaan teknologi vacuum frying yang meningkatkan kualitas produk, serta distribusi yang cukup lancar. Sementara itu, hasil analisis finansial secara kuantitatif memperlihatkan bahwa sebelum ekspansi investasi awal sebesar Rp 1.565.000 dengan biaya operasional Rp 65.432.500 menghasilkan NPV Rp 216.071.159, IRR 72,27%, dan Payback Period 9,7 bulan. Setelah ekspansi, investasi awal meningkat menjadi Rp 32.515.000 dengan biaya operasional Rp 125.912.500, tetapi nilai NPV naik menjadi Rp 317.898.191, IRR tercatat 67,07%, dan Payback Period 11,6 bulan. Perbandingan ini menunjukkan bahwa meskipun efisiensi relatif menurun, keuntungan absolut serta kapasitas produksi meningkat secara signifikan. Analisis sensitivitas juga menegaskan bahwa meskipun perubahan harga bahan baku atau harga jual berpotensi memengaruhi margin dan periode pengembalian, kapasitas produksi yang lebih besar setelah ekspansi membuat usaha lebih adaptif. Oleh karena itu, penambahan mesin vacuum frying dapat dipandang sebagai strategi pengembangan yang tepat untuk memperkuat keberlanjutan dan daya saing UMKM keripik ubi di pasar yang lebih luas.