Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengabdian Masyarakat Cegah DBD Melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk dan PHBS Di RW 09 Kelurahan Labuh Baru Timur Tesa, Auliana; Herlina, Herlina; Pujianti, Dinda Riski; Ningrum, Yulan Dwi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/eentt952

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) sampai saat ini masih  menjadi salah satu persoalan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Kasus DBD terus meningkat, tercatat 119.709 kasus pada tahun 2024 dan 675 kasus di Kota Pekanbaru hingga September 2025, dengan Kecamatan Payung Sekaki mencatat angka tertinggi yaitu 83 kasus. Peningkatan ini dipengaruhi oleh kesadaran masyarakat yang rendah untuk menjaga kebersihan dan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Upaya pencegahan dilakukan melalui edukasi kesehatan, pembentukan kader Jumantik, serta pemberdayaan masyarakat lewat gotong royong membersihkan lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga RW 09 tentang Pencegahan DBD melalui pemberantasan sarang nyamuk dan PHBS agar mereka dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta ikut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan guna menurunkan risiko penularan DBD di wilayahnya. Kegiatan dilakukan melalui metode ceramah dan diskusi dengan media PowerPoint dan Leaflet. Peserta adalah warga RW 09 Labuh Baru Timur. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dengan skor median pre-test sebesar 80 (min–max 50–100) dan meningkat menjadi median 100 (min–max 80–100) pada post-test. Diharapkan kegiatan edukasi serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan peran Puskesmas dan Kader untuk mendukung pemahaman warga terkait DBD dan PHBS.
Hubungan Self Efficacy dengan Tindakan Kekerasan Seksual pada Remaja Ningrum, Yulan Dwi; Dewi, Ari Pristiana; Arneliwati, Arneliwati
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3819

Abstract

Kekerasan seksual merupakan suatu tindakan seksual yang terjadi secara paksa dan tanpa persetujuan dengan kasus yang meningkat setiap tahunnya. Kasus ini berdampak pada fisik, psikologis, dan sosial. Salah satu yang berperan penting sebesar 86% untuk mempengaruhi perilaku masalah kesehatan pada manusia termasuk tindakan kekerasan seksual adalah self efficacy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dengan tindakan kekerasan seksual pada remaja. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional pada 238 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling, dengan instrumen Generalized Self-Efficacy Scale dan kuesioner kekerasan seksual yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, serta dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian di SMA N 7 Kota Pekanbaru menunjukkan self efficacy tinggi sebanyak 177 responden (74,4%), self efficacy rendah sebanyak 61 responden (25,6%), yang mengalami adanya kekerasan seksual sebanyak 66 responden (27,7%), tidak mengalami adanya kekerasan seksual sebanyak 172 responden (72,3%). Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan adanya hubungan antara self efficacy dengan tindakan kekerasan seksual pada remaja dengan p value (0,000) < α (0,05). Hasil menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara self efficacy dengan tindakan kekerasan seksual pada remaja, semakin tinggi self efficacy remaja maka semakin besar kemampuan mereka untuk menghindari, menolak, dan melaporkan kekerasan seksual.