Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Terapi Genggam Bola untuk Meningkatkan Mobilitas dan Mengendalikan Tekanan Darah Lansia di Panti Sosial Tesa, Auliana; Arneliwati, Arneliwati; Aziz, Ari Rahmat; Dianti, Puteri; Arini, Intan; Adesyahpuri, Diva; Fitriani, Dora; Nakhlah, Fidela; Fadhlia, Husna; Maisantri, Vivi; Putri, Shindi Rahmedani; Sukma, Melati; Fadhillah, Fadhillah; Handika, Yefma Feby
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.491

Abstract

Penurunan mobilitas pada lansia dapat berdampak pada kemandirian dan kualitas hidup, serta meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti hipertensi. Terapi genggam bola merupakan latihan fisik sederhana yang dapat meningkatkan kekuatan otot tangan, melancarkan sirkulasi darah, dan memberikan efek relaksasi psikis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian lansia melalui pelatihan terapi genggam bola di Panti Sosial Kota Pekanbaru. Metode pelaksanaan meliputi edukasi, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi, dengan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Kegiatan dilaksanakan pada 18 Agustus 2025, diikuti oleh 10 lansia berusia ≥ 60 tahun. Hasil menunjukkan seluruh peserta mampu melakukan terapi secara mandiri dan mengalami penurunan tekanan darah sistolik rata-rata ±14 mmHg serta diastolik ±9 mmHg. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dan peningkatan motivasi untuk melakukan latihan secara rutin. Kegiatan ini membuktikan bahwa terapi genggam bola efektif sebagai intervensi non-farmakologis yang murah, mudah, dan dapat diintegrasikan ke dalam program pembinaan kesehatan lansia di panti sosial maupun komunitas.
Edukasi Cuci Tangan Tepung Sela Cipuput pada Anak Usia Prasekolah dengan Metode Audiovisual dan Demonstrasi Hanum, Syafrida; Pitaloka, Rika Diah; Tesa, Auliana; Siregar, Nabilah; Dianti, Puteri; Wahyuni, Surya; Cleodora, Cindy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.516

Abstract

Anak usia prasekolah memiliki kerentanan tinggi terhadap penyakit menular seperti diare dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat imunitas yang belum matang serta keterbatasan perilaku hidup bersih, khususnya kebersihan tangan. Cuci tangan dengan benar terbukti efektif menurunkan angka kejadian penyakit menular pada kelompok usia ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan cuci tangan anak prasekolah melalui metode edukasi interaktif berbasis audiovisual dan lagu Tepung Sela Cipuput. Kegiatan dilaksanakan pada 7 Agustus 2025 di TK Akramunnas Pekanbaru dengan peserta 53 anak prasekolah. Intervensi meliputi penayangan media audiovisual, demonstrasi, praktik bersama, serta penggunaan lagu edukatif sebagai media pembelajaran. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi keterampilan cuci tangan sesuai standar WHO pada pre dan post intervensi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan keterampilan cuci tangan anak: sebelum intervensi 98,11% anak tidak mampu melakukan langkah cuci tangan dengan benar, sementara setelah intervensi 26,42% anak mampu melakukan seluruh langkah secara mandiri dan 73,58% mampu melakukan sebagian langkah dengan bantuan. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan edukasi partisipatif dengan kombinasi audiovisual, demonstrasi, dan lagu anak efektif meningkatkan keterampilan cuci tangan pada anak prasekolah. Metode Tepung Sela Cipuput yang sederhana, menyenangkan, dan kontekstual dapat menjadi alternatif strategi promosi kesehatan berbasis sekolah untuk membentuk kebiasaan hidup bersih sejak dini.
Festival Kesehatan Masyarakat: Optimalisasi Pemantauan Tekanan Darah dan Glukosa sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) Tesa, Auliana; Arneliwati, Arneliwati; Sabrian, Febriana; Arnando, Rifky; Rachmadi, Annisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1034

Abstract

Latar belakang: Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes melitus merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat di Indonesia. Deteksi dini dan edukasi gaya hidup sehat menjadi langkah strategis untuk mencegah komplikasi dan menurunkan prevalensi PTM di tingkat komunitas. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko PTM melalui pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sewaktu, serta memberikan edukasi kesehatan mengenai pencegahan dan pengelolaan PTM. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2025 di Kelurahan Labuh Baru Timur, Kota Pekanbaru. Sebanyak kurang lebih 50 peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung selama 120 menit. Metode pelaksanaan meliputi pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sewaktu, penyampaian edukasi kesehatan, serta diskusi interaktif. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui distribusi tekanan darah dan kadar gula darah peserta. Hasil: Dari 43 responden yang diperiksa, sebanyak 34.9% mengalami hipertensi dan 27.9% memiliki kadar gula darah sewaktu ≥200 mg/dL. Mayoritas responden adalah perempuan (74.42%) dan berada pada kelompok usia 22–39 tahun (60.47%). Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil mengidentifikasi risiko PTM di komunitas dan meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan dan penerapan gaya hidup sehat. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung upaya pencegahan PTM di tingkat lokal.
A Systematic Review: Nurses and Digital Health in Community Services Auliana Tesa; Puteri Dianti; Rika Diah Pitaloka
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i1.23808

Abstract

ABSTRACT Digital transformation in healthcare has accelerated the use of telemedicine, mobile health (mHealth), and electronic consultation technologies. Nurses, as frontline providers, play a vital role in applying these innovations, especially in community services, home care, and rural areas. However, their specific contributions within digital health ecosystems remain underexplored in systematic reviews. This review aims to identify how nurses implement digital technologies, the professional roles they undertake, and the reported outcomes, barriers, and enabling factors in community and underserved settings. Using the PICo framework and PRISMA 2020 guidelines, literature searches were conducted in ScienceDirect and Wiley Online Library. Inclusion criteria covered English-language empirical studies published between 2019 and 2025. Quality appraisal used the JBI Critical Appraisal Checklist, and thematic synthesis was applied to extract key patterns. Eleven studies met the criteria. Nurses acted as clinical decision-makers, digital health educators, and remote care supervisors. Outcomes included improved service access, communication efficiency, and patient satisfaction. Barriers involved infrastructure gaps, digital literacy, and limited policy support. Enablers included formal training, system interoperability, and organizational leadership.  Nurses contribute significantly to digital health implementation in community care. These findings support digital nursing curricula, inclusive policies, and context-driven, sustainable interventions. Keywords: Community Health Centres, Community Health Nursing, Digital Technology, Rural Health, Telemedicine, Systematic Review.
Senam Tera Sebagai Terapi Fisik Untuk Lansia Dengan Asam Urat di Panti Sosial Puteri Dianti; Ari Rahmat Aziz; Arneliwati Arneliwati; Auliana Tesa; Dimas Imam N; Nurhidayah Nurhidayah; Sri Agustin Purwanti; Adany Sulthan Alhisyam; Khofifah Dwi Sarifah; Rini Riasti; Ummu Hanifa; Hikmawati Ilma; Roja Nadila; Ella Biisnilla
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/d68bn485

Abstract

Asam urat merupakan salah satu masalah kesehatan yang seringkali dialami lansia akibat penurunan fungsi ginjal. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kesehatan lansia melalui senam tera sebagai intervensi nonfarmakologis pada lansia dengan asam urat. Mitra pengabdian adalah Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Husnul Khotimah Pekanbaru. Metode pengabdian meliputi tahap persiapan, edukasi mengenai asam urat dan senam tera, demonstrasi gerakan, praktik senam bersama selama ±20 menit, serta evaluasi melalui observasi langsung dan laporan verbal lansia mengenai kondisi nyeri dan kebugaran. Kegiatan diikuti oleh 10 orang lansia sebagai peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan keluhan nyeri pada 60% peserta, penigkatan kebugaran sebanyak 80%, peningkatan kenyamanan pada 70% peserta, dan 90% peserta menyatakan antusias untuk melanjutkan senam tera secara rutin. Evaluasi juga memperlihatkan adanya perubahan tingkat nyeri dari kategori sedang menjadi ringan dan tidak nyeri. Senam tera terbukti memberikan manfaat bagi lansia dengan urat, serta berpotensi menjadi strategi nonfarmakologis yang berkelanjutan untuk pengendalian gejala asam urat di lingkungan panti sosial.
Pengabdian Masyarakat Cegah DBD Melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk dan PHBS Di RW 09 Kelurahan Labuh Baru Timur Auliana Tesa; Herlina Herlina; Dinda Riski Pujianti; Yulan Dwi Ningrum
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/eentt952

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) sampai saat ini masih  menjadi salah satu persoalan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Kasus DBD terus meningkat, tercatat 119.709 kasus pada tahun 2024 dan 675 kasus di Kota Pekanbaru hingga September 2025, dengan Kecamatan Payung Sekaki mencatat angka tertinggi yaitu 83 kasus. Peningkatan ini dipengaruhi oleh kesadaran masyarakat yang rendah untuk menjaga kebersihan dan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Upaya pencegahan dilakukan melalui edukasi kesehatan, pembentukan kader Jumantik, serta pemberdayaan masyarakat lewat gotong royong membersihkan lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga RW 09 tentang Pencegahan DBD melalui pemberantasan sarang nyamuk dan PHBS agar mereka dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta ikut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan guna menurunkan risiko penularan DBD di wilayahnya. Kegiatan dilakukan melalui metode ceramah dan diskusi dengan media PowerPoint dan Leaflet. Peserta adalah warga RW 09 Labuh Baru Timur. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dengan skor median pre-test sebesar 80 (min–max 50–100) dan meningkat menjadi median 100 (min–max 80–100) pada post-test. Diharapkan kegiatan edukasi serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan peran Puskesmas dan Kader untuk mendukung pemahaman warga terkait DBD dan PHBS.
Rekam Medis Elektronik Dalam Praktik Keperawatan Dan Pelayanan Kesehatan: Literatur Review Auliana Tesa; Puteri Dianti; Nabilah Siregar; Cindy Cleodora; Surya Wahyuni; Rika Diah Pitaloka; Syafrida Hanum
JURNAL PENDIDIKAN KESEHATAN Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Kesehatan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pekanbaru Medical Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64931/jks.v5i2.182

Abstract

Digitalisasi layanan kesehatan melalui rekam medis elektronik merupakan strategi global untuk meningkatkan mutu dokumentasi keperawatan serta mendukung pengambilan keputusan klinis berbasis data. Mengevaluasi dampak implementasi rekam medis elektronik terhadap akurasi dokumentasi, integritas data, efisiensi layanan, dan sikap tenaga kesehatan. Tinjauan literatur terhadap artikel dari Scopus dan Sage (2020–2025) dengan kata kunci terkait rekam medis elektronik. Dari 1.374 artikel yang teridentifikasi, enam studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Rekam medis elektronik meningkatkan akurasi diagnosis keperawatan, kelengkapan dokumentasi, dan efisiensi manajemen kasus. Tantangan tetap ada berupa kesalahan dokumentasi, keterbatasan pemanfaatan data rutin, serta kurangnya standardisasi terminologi. Sikap positif tenaga kesehatan terhadap rekam medis elektronik memerlukan dukungan organisasi, anggaran, dan infrastruktur teknologi. Keberhasilan implementasi rekam medis elektronik bergantung pada integrasi teknologi dengan kesiapan sumber daya manusia, kebijakan organisasi, dan kerangka manajemen data yang komprehensif. Temuan ini memberikan implikasi bagi kebijakan kesehatan dan pendidikan keperawatan untuk memastikan mutu dokumentasi, integritas data, serta efektivitas pengambilan keputusan berbasis bukti
Effectiveness of Self-Care Management–Based Interventions for Blood Pressure Control in Older Adults with Hypertension: A Systematic Review Reni Zulfitri; Puteri Dianti; Auliana Tesa
Indonesian Contemporary Nursing Journal (ICON Journal) Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 Number 1 August 2026
Publisher : Faculty of Nursing, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/fdzvty03

Abstract

Aims: Hypertension is a prevalent chronic condition among older adults, yet blood pressure control remains suboptimal due to clinical complexity, limited health literacy, and treatment adherence challenges. Self-care management–based interventions have been promoted to improve patient engagement and blood pressure control. This systematic review evaluated the effectiveness of self-care management–based interventions in improving blood pressure control among older adults with hypertension. Methods: A systematic literature search was conducted in PubMed, Scopus, ScienceDirect, and Wiley Online Library following PRISMA 2020 guidelines. Randomized controlled trials and quasi-experimental studies evaluating self-care management–based interventions among older adults with hypertension were included. Risk of bias was assessed using the Cochrane Risk of Bias 2 tool and ROBINS-I tool, while methodological quality was appraised using the Joanna Briggs Institute (JBI) tools. Data were synthesized narratively. Results: Twelve studies met the inclusion criteria: seven randomized controlled trials and five quasi-experimental studies, mostly conducted in Asia. Interventions were predominantly multicomponent, incorporating structured education, home blood pressure monitoring, nurse-led support, family involvement, physical activity, and digital health technologies. Ten studies reported significant reductions in systolic blood pressure compared with usual care, whereas findings for diastolic blood pressure were less consistent. Several studies also demonstrated improvements in medication adherence, self-care behaviors, self-efficacy, and quality of life. Conclusion: Self-care management–based interventions effectively improve blood pressure control, particularly systolic blood pressure, among older adults with hypertension. Multicomponent interventions integrating home blood pressure monitoring, nurse-led support, and family involvement appear to be the most effective strategies for community and primary care settings.