Penelitian ini mendeskripsikan tentang masalah kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV UPT SPF SD Inpres Hartaco Indah Kota Makassar. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Read, Answer, Discuss, Explain, and Create (RADEC) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu action research, dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data berupa observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I, aktivitas guru dan siswa masih berada pada kategori cukup dengan persentase masing-masing 63,33% dan 73,8%, serta hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa belum mencapai indikator keberhasilan yaitu 40%. Berdasarkan hasil pelaksanaan tindakan pada siklus I, penelitian perlu dilanjutkan ke siklus II karena indikator keberhasilan belum tercapai baik pada aspek proses maupun hasil tes kemampuan berpikir kritis. Pada siklus II terjadi peningkatan karena adanya perbaikan nyata pada proses pembelajaran. Aktivitas guru meningkat dari 63,33% menjadi 86,66%, ditunjukkan oleh pelaksanaan langkah RADEC yang lebih lengkap dan bimbingan yang lebih terarah. Aktivitas siswa juga meningkat dari 73,8% menjadi 86,5%, terlihat dari keterlibatan siswa yang lebih aktif dalam membaca, menjawab, berdiskusi, dan menjelaskan materi. Kemampuan berpikir kritis siswa naik dari 40% menjadi 92%, yang tampak pada kemampuan siswa dalam memberikan alasan logis, menganalisis informasi, dan menarik kesimpulan secara tepat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran RADEC terbukti meningkatkan kemampuan berpikir kritis secara signifikan pada siswa kelas IV UPT SPF SD Inpres Hartaco Indah Kota Makassar.