Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDEKATAN MONODISIPLIN DAN DAMPAKNYA BAGI DIKOTOMI ILMU Misda Ariyani
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 1 No. 6 (2025): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Bulan Desember 2025)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v1i6.211

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan abad ke-20 ditandai oleh munculnya pendekatan monodisiplin, yaitu cara pandang yang menekankan kajian mendalam pada satu bidang ilmu secara tertutup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pendekatan monodisiplin dan dampaknya bagi dikotomi ilmu. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan menelaah berbagai sumber referensi, seperti buku, jurnal ilmiah, hasil penelitian, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan monodisiplin banyak dikritik karena fokusnya yang terlalu sempit pada satu bidang ilmu sehingga menghambat integrasi dan kerja sama antar disiplin. Pendekatan ini kurang mampu menjawab persoalan kompleks karena metode yang kaku dan orientasi positivistiknya yang kuat sering mengabaikan aspek sosial, budaya, dan humaniora. Selain itu, pendalaman yang berlebihan dalam satu disiplin juga memperkuat dikotomi ilmu, khususnya antara ilmu agama dan ilmu umum dalam konteks keilmuan Islam. Oleh karena itu, diperlukan perubahan menuju pendekatan yang lebih terbuka dan integratif seperti interdisipliner, multidisipliner, dan transdisipliner untuk mengatasi pemisahan ilmu agama dan ilmu umum, terutama dalam konteks keilmuan Islam.            
MANAJEMEN PERENCANAAN DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN: KONSEP, FUNGSI, TAHAPAN, DAN KERANGKA Misda Ariyani
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 1 No. 6 (2025): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Bulan Desember 2025)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v1i6.250

Abstract

Perencanaan merupakan fungsi utama dalam manajemen untuk menentukan arah dan keberhasilan organisasi atau lembaga. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji sekaligus mengintegrasikan konsep, fungsi, tahapan, dan kerangka manajemen perencanaan modern dengan tafsir Al-Qur’an yang relevan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber literatur terkait manajemen perencanaan dan tafsir Al-Qur’an dari ayat-ayat yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dalam Islam mengandung fungsi yang meliputi penetapan target yang jelas dan terukur, acuan dalam kegiatan, pengendalian, dan kesinambungan, yang semuanya harus didasarkan pada niat ikhlas dan kesadaran spiritual. Tahapan perencanaan meliputi penetapan tujuan, perancangan program, evaluasi, dan penentuan pembiayaan, yang dipadu dengan kerangka manajemen 5W+1H serta nilai-nilai ikhtiar, tawakal, dan evaluasi berkelanjutan. Konsep ini menegaskan bahwa perencanaan yang matang adalah pondasi keberhasilan dunia dan akhirat. Penelitian ini penting karena mengintegrasikan manajemen modern dengan nilai spiritual Al-Qur’an, sehingga menghasilkan sistem manajemen yang efektif, efisien, dan bernilai ibadah dalam dunia pendidikan Islam dan organisasi lainnya.            
SUPERVISI PENDIDIKAN ISLAM: INTEGRASI ETIKA ISLAMI DAN PROFESIONALISME DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN ISLAM Misda Ariyani
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Januari 2026) In Press
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v3i1.1522

Abstract

This study aims to examine the model of Islamic education supervision, analyse the role of supervisors in integrating Islamic ethics and professionalism in education supervision, understand the implications of Islamic education supervision in the context of improving education quality, and compare it with previous relevant studies. The approach used is library research with data collection techniques in the form of documentation studies of books, accredited national and international journal articles, and relevant Islamic sources. The data were analysed using content analysis techniques through a process of data reduction, data presentation, and systematic conclusion drawing. The results of the study show that: 1) The Islamic education supervision model is understood as a coaching process that balances the assessment of educators' performance with the strengthening of moral, spiritual, and ethical aspects in accordance with Islamic values. 2) The relationship between Islamic ethics and professionalism is inseparable, because both form a unity that represents the ideal character of an educator. 3) The implication of this supervision model is an increase in the quality of Islamic education, marked by the growth of an educational environment that upholds knowledge, manners, sincerity, and exemplary behaviour. 4) This study positions Islamic education supervision as a conceptual and normative study that emphasises the holistic integration of Islamic ethics and professionalism. The conclusion of the study affirms that Islamic education supervision plays a strategic role in improving the quality of education through the formation of professional and ethical educators.