ABSTRACT Mental health is a crucial aspect of human well-being influenced by psychological and spiritual factors. In religious societies, psychotherapeutic approaches integrating spiritual values are increasingly relevant. One promising approach is ikhlas-based psychotherapy, which emphasizes acceptance, surrender to God, and meaning-making in life experiences. This study aims to conceptually examine ikhlas psychotherapy as an alternative approach to improving mental health based on Islamic values. The method used is a library research approach, analyzing relevant literature from both modern and Islamic psychology perspectives. The findings indicate that ikhlas psychotherapy aligns with the principle of acceptance in Acceptance and Commitment Therapy (ACT), while offering a distinct spiritual dimension that provides transcendent meaning. This approach operates through emotional acceptance, spiritually grounded cognitive restructuring, and meaning-making processes, contributing to reduced anxiety, enhanced resilience, and improved psychological well-being. Therefore, ikhlas psychotherapy represents an integrative and contextual approach with strong potential for development in counseling practice and future empirical research. Keywords: Ikhlas Psychotherapy, Mental Health, Acceptance ABSTRAK Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia yang dipengaruhi oleh faktor psikologis dan spiritual. Dalam konteks masyarakat religius, pendekatan psikoterapi yang mengintegrasikan nilai keagamaan menjadi semakin relevan. Salah satu pendekatan yang potensial adalah psikoterapi ikhlas, yaitu model terapi yang menekankan penerimaan, penyerahan diri kepada Allah, serta pemaknaan terhadap pengalaman hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual model psikoterapi ikhlas sebagai pendekatan alternatif dalam meningkatkan kesehatan mental berbasis nilai Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai literatur dari perspektif psikologi modern dan psikologi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa psikoterapi ikhlas selaras dengan prinsip acceptance dalam Acceptance and Commitment Therapy (ACT), namun memiliki keunggulan pada dimensi spiritual yang memberikan makna transenden. Pendekatan ini bekerja melalui penerimaan emosional, restrukturisasi kognitif berbasis nilai spiritual, serta pencarian makna hidup, yang berkontribusi terhadap penurunan kecemasan, peningkatan resiliensi, dan kesejahteraan psikologis. Dengan demikian, psikoterapi ikhlas merupakan pendekatan integratif yang relevan dan potensial untuk dikembangkan dalam praktik konseling dan penelitian empiris. Kata kunci: Psikoterapi Ikhlas, Kesehatan Mental, Penerimaan