Kepuasan pasien merupakan indikator utama kualitas pelayanan kesehatan. Peningkatan beban penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia menuntut penguatan sistem pelayanan kesehatan primer, khususnya melalui Posyandu lansia. Di UPTD Puskesmas Pulau Panggung Kabupaten Muara Enim, capaian pelayanan PTM mengalami penurunan dari 90% (2022) menjadi 70% (2024), namun evaluasi kepuasan khusus layanan PTM belum pernah dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kepuasan pelayanan kesehatan program PTM di Posyandu lansia wilayah kerja Puskesmas Pulau Panggung Kabupaten Muara Enim. Metode penelitian kuantitatif cross-sectional melibatkan 93 responden pra lansia dan lansia berusia 45-60 tahun yang dipilih secara random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian: mayoritas responden berusia muda (51,6%) dengan pendidikan rendah (62,4%). Secara keseluruhan, 54,8% responden menyatakan tidak puas terhadap layanan PTM di Posyandu lansia. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara pelayanan pengukuran (p=0,075), pemeriksaan kesehatan (p=0,021), dan penyuluhan/konseling (p=0,042) dengan kepuasan. Analisis multivariat mengidentifikasi pelayanan pendaftaran sebagai faktor dominan (OR=431) dalam kepuasan pelayanan kesehatan program PTM. Kesimpulan: Tingkat kepuasan terhadap pelayanan kesehatan program PTM di Posyandu lansia wilayah kerja Puskesmas Pulau Panggung Kabupaten Muara Enim masih rendah dengan pelayanan pendaftaran menjadi faktor kunci. Diperlukan perbaikan sistem pelayanan pendaftaran untuk meningkatkan kepuasan keseluruhan lansia terhadap program PTM di Posyandu.