Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara mendalam penggunaan media pembelajaran video tutorial dalam konteks peningkatan keterampilan seni tari pada siswa SMK Bina Jaya Palembang. Fokus utama penelitian adalah menggali persepsi, pengalaman, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi media tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru seni tari dan siswa, observasi partisipatif pada proses pembelajaran, dan dokumentasi (RPP serta materi video tutorial). Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara tematik untuk menemukan pola dan interpretasi mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video tutorial diterima secara positif oleh guru dan siswa, di mana media ini dianggap sebagai solusi yang efisien dan efektif untuk mengatasi keterbatasan waktu demonstrasi. Video tutorial berkontribusi signifikan terhadap peningkatan keterampilan siswa secara kualitatif, terutama pada aspek akurasi gerakan dan penguasaan detail teknis, karena media tersebut menyediakan model visual yang jelas dan memungkinkan pengulangan mandiri (self-regulated learning). Peningkatan kemandirian belajar siswa menjadi dampak positif lain yang ditemukan. Meskipun demikian, keberhasilan implementasi sangat bergantung pada kualitas konten video dan ketersediaan infrastruktur digital. Faktor penghambat utama yang dihadapi siswa adalah kendala jaringan internet saat mengakses video di luar jam sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa video tutorial adalah media yang relevan dan esensial dalam pembelajaran keterampilan seni tari, dengan catatan perlu adanya dukungan fasilitas jaringan yang memadai dari pihak sekolah.