Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Mekanisme Coping Stres Adaptif pada Kader Posga Dahlia melalui Psikoedukasi Serta Pemberian Buku Saku Coping Stres Pasaribu, Putri Vita Yohanna; Farhanindya, Hikmah Husniyah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4067

Abstract

Kader Posyandu Keluarga (POSGA Dahlia) memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan keluarga berbasis komunitas. Dalam pelaksanaannya, kader menghadapi tuntutan peran yang berkelanjutan, meliputi pelayanan kesehatan, pendataan, serta koordinasi dengan masyarakat dan penanggung jawab wilayah. Tuntutan tersebut berpotensi menimbulkan stres psikologis apabila tidak diimbangi dengan kemampuan pengelolaan stres yang adaptif. Stres yang tidak dikelola secara efektif dapat berdampak pada kelelahan emosional, penurunan motivasi, dan berkurangnya kualitas keterlibatan kader dalam kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi psikoedukasi coping stres adaptif pada kader POSGA Dahlia serta memberikan buku saku coping stres sebagai media psikoedukasi bagi penanggung jawab wilayah dan masyarakat dalam mendukung upaya promotif kesehatan mental di tingkat komunitas. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan model one group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri dari 12 kader POSGA Dahlia. Mekanisme coping stres diukur menggunakan instrumen Brief COPE. Intervensi diberikan melalui psikoedukasi coping stres adaptif yang dilaksanakan dalam dua sesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pre-test, sebanyak 66,7% kader memiliki kecenderungan coping maladaptif dominan. Setelah intervensi, sebanyak 58,3% kader menunjukkan peningkatan penggunaan coping adaptif, dan jumlah kader dengan coping maladaptif dominan menurun menjadi 33,3%. Hasil ini menunjukkan bahwa psikoedukasi coping stres adaptif efektif dalam meningkatkan kemampuan pengelolaan stres kader. Buku saku coping stres berfungsi sebagai media pendukung promosi kesehatan mental di tingkat komunitas.