Pariwisata berkelanjutan (sustainable green tourism) merupakan konsep pengembangan wisata yang menekankan pelestarian lingkungan dan budaya melalui pemanfaatan potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Konsep ini penting dikaji mengingat pesatnya perkembangan pariwisata yang berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan dan menurunkan nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis partisipasi masyarakat serta strategi penerapan sustainable green tourism di Desa Wisata Pentingsari. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, survei, observasi lapangan, dan studi literatur. Informan terdiri atas pengelola wisata, pemerintah desa, masyarakat, pelaku UMKM, dan wisatawan. Data dianalisis menggunakan metode SWOT, IFAS, dan EFAS untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi penerapan konsep wisata berkelanjutan, serta menyusun strategi pengembangannya melalui matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Wisata Pentingsari berhasil menerapkan konsep sustainable green tourism melalui pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan wisata berbasis budaya dan edukasi lingkungan. Namun, tantangan masih ditemui pada aspek regenerasi pengelola, inovasi, infrastruktur, dan adaptasi teknologi pemasaran. Diperlukan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, akademisi, dan sektor swasta dalam bentuk pelatihan teknologi, program CSR, serta penyediaan infrastruktur digital. Partisipasi aktif masyarakat dan sinergi multipihak menjadi kunci untuk mewujudkan destinasi wisata yang berkelanjutan, berdaya saing, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.