Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Literasi Akuntansi, Personal Branding, dan Platform Pencari Kerja terhadap Minat Kerja Alumni Akuntansi di Sektor Keuangan, serta mengkaji peran Sertifikasi Kompetensi Akuntansi sebagai variabel moderasi. Penelitian ini melibatkan 234 alumni Politeknik Negeri Bengkalis yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Google Form dan dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan WarpPLS 7.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Literasi Akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Kerja dengan nilai koefisien 0,210 (p < 0,001). Personal Branding juga berpengaruh signifikan terhadap Minat Kerja dengan koefisien 0,326 (p < 0,001), sementara Platform Pencari Kerja berpengaruh signifikan terhadap Minat Kerja dengan koefisien 0,172 (p = 0,004). Nilai R² sebesar 0,299 menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut menjelaskan 29,9% variasi dalam minat kerja. Sementara itu, Sertifikasi Kompetensi Akuntansi tidak memoderasi pengaruh Literasi Akuntansi terhadap Minat Kerja (koefisien 0,000; p = 0,497), tidak memoderasi pengaruh Personal Branding terhadap Minat Kerja (koefisien −0,063; p = 0,165), dan tidak memoderasi pengaruh Platform Pencari Kerja terhadap Minat Kerja (koefisien 0,002; p = 0,488). Temuan ini menunjukkan bahwa minat kerja lebih dipengaruhi oleh literasi, personal branding, dan pemanfaatan platform digital dibandingkan kepemilikan sertifikasi kompetensi.